Sambut Lima Abad Jakarta 15 Pasien Penderita Bibir Sumbing dan Langit-Langit Mulut Jalani Operasi Gratis
Jakarta - Spektroom : Pagi tadi, ruang operasi yang berada dilantai 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebet Jakarta Selatan tidak hanya dipenuhi tenaga medis dan peralatan kesehatan. Ada harapan yang tumbuh di wajah para orang tua yang menanti anak-anak mereka menjalani operasi bibir sumbing dan langit-langit mulut secara gratis.
Di antara mereka, Mini (35), seorang ibu, warga Tangerang yang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Putranya, Faris (2), kembali mendapatkan kesempatan menjalani tindakan medis yakni operasi langit - langit mulut yang akan membantunya tumbuh lebih percaya diri di masa depan.
“Ini yang kedua kalinya. Nanti anak saya masih harus menjalani operasi lanjutan saat usia tujuh tahun. Semoga tetap ada bantuan seperti ini agar anak saya bisa sembuh total seperti anak-anak lainnya,” ujarnya, dengan mata berbinar.
Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.
“Kami sengaja melaksanakan kegiatan ini di RSUD tipe C dan D agar masyarakat semakin yakin bahwa pelayanan kesehatan berkualitas tidak hanya tersedia di rumah sakit besar, tetapi juga di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta yang lebih dekat dengan lingkungan warga,” katanya saat meninjau pelaksanaan operasi bibir sumbing dan mulut gratis di RSUD Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ali, manfaat operasi bibir sumbing memperbaiki kemampuan makan dan minum, serta mendukung tumbuh kembang yang lebih optimal.
“Ketika mereka tumbuh dan berinteraksi di masyarakat, sering muncul rasa minder karena kondisi yang dimiliki" ujarnya.
Ia, mengungkapkan, pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 30 pasien mendapatkan layanan operasi, terdiri dari 13 pasien di RSUD Tebet Jakarta Selatan dan 17 pasien di RSUD Cempaka Putih Jakarta Pusat. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Jakarta.
"Beberapa pasien datang dari berbagai daerah seperti Tangerang, Cilegon, bahkan Asmat, Papua," sebutnya.
“Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur ingin program ini bisa dirasakan lebih luas. Kami mengundang siapa saja yang membutuhkan penanganan bibir sumbing untuk memanfaatkan layanan ini,” katanya.
Program tersebut juga menjadi solusi bagi keluarga yang kesulitan mengakses operasi karena keterbatasan biaya. Pasalnya, tidak seluruh tindakan operasi bibir sumbing ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Direktur RSUD Tebet, Juliet Pieter, menjelaskan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sebanyak 30 calon pasien sempat mendaftar, namun sebagian harus menunda operasi karena kondisi kesehatan yang belum memenuhi syarat, seperti berat badan yang kurang atau sedang mengalami demam.
“Program ini akan berlangsung hingga satu tahun ke depan. Informasi akan terus kami sebarkan melalui media sosial dan fasilitas kesehatan di tingkat kelurahan maupun kecamatan agar semakin banyak masyarakat yang terjangkau,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan hingga tahun 2027 sebanyak 500 pasien dapat memperoleh manfaat dari program operasi bibir sumbing dan langit-langit mulut gratis ini.