NTB Tuan Rumah Uji Coba Integrasi Data Nasional Berbasis API

Problem kesulitan data ini membuat banyak kebijakan kita tidak bisa real-time.

NTB Tuan Rumah Uji Coba Integrasi Data Nasional Berbasis API
Dr. Fandi P. Nurzaman, ST, MS, dari Kementerian PPN/Bappenas saat memberikan pemaparan implementasi Satu Data Indonesia di Mataram. (foto Diskominpotik NTB)

Mataram-Spektroom : ​Kementerian PPN/Bappenas secara khusus menunjuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) tahun 2026 untuk wilayah Pulau Bali, dan Nusa Tenggara. Dipusatkannya forum ini di Mataram bukan tanpa alasan, Bappenas menilai komitmen digitalisasi NTB sangat strategis untuk menguji coba integrasi Data Terpadu Sistem Elektronik Nasional (DTSEN) berbasis Application Programming Interface (API).

Langkah ini krusial mengingat Indeks SDI kini masuk dalam target RPJMN guna menghapus birokrasi panjang bagi pakai data kemiskinan ekstrem di tingkat regional.

Perencana Ahli Madya Direktorat Data Pembangunan dan Pemerintah Digital Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Fandi P. Nurzaman, ST, MS, memaparkan urgensi dari implementasi nyata Satu Data Indonesia (SDI). Berdasarkan pengalamannya meneliti luapan lumpur Sidoarjo pada 2007–2008 dan analisis banjir Jakarta sepuluh tahun kemudian, Fandi mengakui tantangan birokrasi dalam mencari data yang valid masih menjadi persoalan klasik.

"Problem kesulitan data ini membuat banyak kebijakan kita tidak bisa real-time. Kita mau menyesuaikan kebijakan ekonomi, tapi datanya baru tersedia beberapa bulan kemudian. Akibatnya, kebijakan kita menjadi kurang adaptif terhadap situasi lapangan," ungkap Fandi di Mataram Rabu (24/6/2026).

Peserta Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) tahun 2026 wilayah Pulau Bali, dan Nusa Tenggara.

Fandi menjelaskan target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk membawa Indonesia menjadi negara besar harus diukur secara presisi, tidak bisa lagi menggunakan sistem raba-raba. Oleh sebab itu, sejak Perpres SDI lahir pada 2019, tujuannya adalah mengonsolidasikan data statistik, geospasial, keuangan, dan data lainnya agar memenuhi standar metadata, akurat, dan memiliki interoperabilitas yang tinggi.

Menjawab aspirasi Pemprov NTB mengenai akses data nasional, Fandi membawa kabar baik. Bappenas telah mendapatkan mandat untuk mengatur tata kelola pertukaran data nasional. Melalui uji coba sistem terintegrasi, daerah nantinya bisa mengakses data mikro sosial-ekonomi masyarakat secara langsung lewat sistem API tanpa harus terhambat proses PKS yang panjang.

​"Teman-teman di Dinas PU atau instansi terkait nanti bisa langsung mengecek via sistem, apakah rumah warga tertentu alasnya masih tanah atau keramik, punya jamban atau tidak. Semua data bisa diakses by name by address berbasis sistem tanpa hambatan birokrasi, sehingga intervensi program kemiskinan ekstrem bisa dikeroyok bersama lintas sektor," tambah Fandi.

Fandi mengingatkan para peserta dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan penilaian terhadap Indeks Satu Data Indonesia di masing-masing daerah.

​Indeks SDI ini bukan sekadar formalitas, melainkan telah resmi masuk sebagai salah satu indikator pembangunan dalam RPJMN, yang nantinya terintegrasi dengan Indeks Reformasi Birokrasi (RB) serta Indeks Pemerintah Digital. Melalui pembinaan selama tiga hari ini, Bappenas berharap tata kelola data di wilayah Bali-Nusra semakin matang dan mampu mendongkrak nilai capaian nasional.

Sementara itu Kadiskominfotik NTB ​Dr. Ahsanul Khalik, menegaskan di era transformasi digital, data telah bertransformasi menjadi infrastruktur strategis pemerintahan. Ia menekankan bahwa tata kelola pemerintahan modern mutlak harus beralih dari pola pengambilan keputusan berdasarkan asumsi, menuju kebijakan yang berbasis pada bukti (evidence-based policy) serta validitas data.

"Kualitas pembangunan itu sangat ditentukan oleh kualitas data yang kita miliki. Kebijakan yang baik hanya dapat lahir dari data yang valid, akurat, mutakhir, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Sebagai wujud komitmen nyata, Pemprov NTB telah melakukan pembenahan besar-besaran terhadap database daerah. Portal "NTB Satu Data" sukses meringkas ribuan data yang sebelumnya rawan duplikasi—dari semula lebih dari 2.000 data, kini diperingkas menjadi 1.600 data yang telah tervalidasi, termasuk di dalamnya data geospasial.

​Saat ini, Pemprov NTB juga tengah mengintegrasikan portal daerah tersebut dengan sistem "Pelita" milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar proses bagi pakai data dapat berjalan otomatis.

Berita terkait

Target Informatif, Dinas TPHP Kalteng Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Target Informatif, Dinas TPHP Kalteng Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Palangka Raya-Spektroom: Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat pengelolaan dan pelayanan informasi publik untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi pemerintahan secara mudah, transparan, dan jelas. Penguatan tersebut menjadi perhatian dalam visitasi lapangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang dilakukan Komisi Informasi Kalimantan Tengah bersama PPID

Polin, Buang Supeno
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Bukittinggi Siapkan Belanja Rp906,2 Miliar

KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Bukittinggi Siapkan Belanja Rp906,2 Miliar

Bukittinggi - Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Kota Bukittinggi menyepakati dan menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027. Penandatanganan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (29/9/2026). Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi mengatakan, Wali

Wiza Andrita, Buang Supeno
Penempatan Manajer KDKMP Sementara  Disesuaikan  Keberadaan Toko  Yang Telah Siap

Penempatan Manajer KDKMP Sementara  Disesuaikan  Keberadaan Toko  Yang Telah Siap

Jakarta - Spektroom :  Penempatan Manajer KDKMP sementara  disesuaikan dengan  keberadaan toko  yang telah siap dibangun dan segera digunakan . Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditempatkan sesuai formasi Sumber Daya Manusia (SDM) manajer di seluruh wilayah. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono juga mengimbau para manajer KDKMP yang sudah mendapatkan

Nurana Diah Dhayanti, Buang Supeno
Kabut Asap Belum Aman, Tanjungpinang Kembali Alihkan Sekolah ke Belajar dari Rumah

Kabut Asap Belum Aman, Tanjungpinang Kembali Alihkan Sekolah ke Belajar dari Rumah

Tanjungpinang – Spektroom : Kondisi cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, besok diperkirakan masih didominasi cuaca berawan hingga berpotensi hujan ringan. Di sejumlah wilayah Pulau Bintan, hujan ringan masih berpeluang terjadi, sementara kondisi kabut juga diperkirakan masih berpotensi muncul. Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah

Desmawati, Buang Supeno
ссс