Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 5 Tidore Kepulauan Mulai Beroperasi, 80 Siswa Jadi Angkatan Pertama
Tidore-Spektroom : Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) saat ini telah dibuka di Kota Tidore Kepulauan, didasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan. Kebijakan ini diinisiasi untuk memperluas akses pendidikan bermutu dan berfungsi sebagai katalisator peningkatan kualitas belajar di berbagai daerah.
Pembukaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) secara nasional sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diawali dengan Upacara Bendera di masing-masing sekolah.
SNT 5 Tidore Kepulauan yang berlokasi di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara Jl. Raya Rum Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan dengan Pembina Upacara Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, S.Sos, Senin (10/8/2026).
Hadir pada Upacara Bendera Kepala SKPD, Kepala BPMP Maluku Utara, Kepala Kantor GTK Maluku Utara, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Kota Tidore Kepulauan, Kepala Sekolah SNT, dan Tenaga Pendamping Pengajar (TPP) serta Orang Tua Siswa, dan siswa SNT sebanyak 80 orang.
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, S.Sos pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah kota Tidore memberikan dukungan kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sekolah ini merupakan satu dari 17 SNT yang kini mulai beroperasi. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung dan berkolaborasi demi kelancaran serta keberlanjutan program pendidikan ini.
"Kami sangat bersyukur atas kehadiran sistem ini karena mampu menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas di daerah. Sebelumnya, anak-anak kita yang memiliki bakat dan prestasi sering kali terkendala oleh jauhnya akses menuju fasilitas pendidikan yang mampu mengakomodasi potensi mereka. Namun, berkat program pemerataan pendidikan dari Presiden, akses belajar kini menjadi lebih dekat dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah," ujar Wawali Ahmad Laiman.
Sebagai bagian dari pemerintahan nasional, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus memberikan dukungan maksimal agar penyelenggaraan pendidikan ini berjalan sukses. "Kami berharap langkah ini dapat memfasilitasi anak didik kita untuk tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang jauh lebih unggul dan berkualitas," harapnya.
Selesai Upacara Bendera dilanjutkan dengan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) oleh Menteri Koordinator Bidang Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Pratikno, secara Hybrid kepada 17 SNT se-Indonesia.
Hadir pada acara pembukaan MPLS tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti, Kepala Staf Keperesidenan Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Ketua Komisi X DPR RI, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Para Siswa SNT 7 Bogor, serta secara Hybrid seluruh siswa dan orang tua SNT se-Indonesia.
Pada Acara Pembukaan juga dilakukan Tatap Muka/Silaturahim antara Kepala BPMP Maluku Utara, Kepala Sekolah SNT dan Orang Tua siswa memberikan penjelasan terkait SNT, Konsep dan Karakteristik SNT yang terdiri dari Integrasi Jenjang yang Menggabungkan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem dan kawasan berkelanjutan.
Sasaran Siswa, Ditujukan bagi murid yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan bakat istimewa agar dapat berkembang lebih optimal.
Kurikulum Tiga Lapis, Menggunakan kurikulum nasional sebagai fondasi, kurikulum kekhasan sekolah sebagai penguat, serta kurikulum berbasis konteks lokal (seperti pertanian, perikanan, atau kecerdasan artifisial).
Bukan Sekolah Asrama, Berbeda dengan konsep sekolah berasrama penuh, SNT dirancang sebagai sekolah harian modern dengan fasilitas digital dan pendekatan pembelajaran STEAMS.
Pelaksanaan MPLS berlangsung selama 5 hari dimulai pada Senin - Jumat, tanggal 10 – 14 Agustus 2026 di sekolah Nasional Terintegrasi 5 Tidore Kepulauan.