Selecta Kian Mantap Jadi Living Museum, Wisata Sejarah Hidup di Kota Batu

Selecta Kian Mantap Jadi Living Museum, Wisata Sejarah Hidup di Kota Batu
Taman Rekreasi Selecta masuk Living museum Haritage

Spektroom- Living Museum Selecta kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Kota Batu melalui kegiatan Batu Heritage Walking Tour yang digelar Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Selecta, Indonesia Creative City Network (ICCN), dan Mandala Creative House.

Melalui konsep living museum, taman rekreasi tertua di Kota Batu ini tidak hanya menghadirkan wisata keluarga, tetapi juga pengalaman edukatif yang menghidupkan kembali sejarah sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Selecta kini diposisikan sebagai destinasi wisata bernuansa sejarah paling lengkap di Kota Batu, Jawa Timur.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu, Muhammad Anwar, menyebut pengembangan Living Museum Selecta sebagai bagian dari strategi memperkuat wisata pusaka (heritage tourism) melalui jejaring nasional ICCN.

“Wisata sejarah seperti ini memperkaya portofolio pariwisata Kota Batu. Tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mendorong pelestarian kawasan heritage secara berkelanjutan,” ujarnya.

Konsep living museum menjadikan Selecta menawarkan alternatif wisata berbasis sejarah yang menjawab tren wisata edukatif dan minat khusus.

Kegiatan ini dikemas dalam paket wisata tematik yang menggabungkan rekreasi, edukasi, serta narasi sejarah dalam satu lintasan perjalanan.

Peserta diajak menyusuri sejumlah titik bersejarah yang masih terawat dan aktif digunakan hingga kini, di antaranya Hotel Selecta, Villa Bimasakti, Taman Lumut, Resto Asri, Taman Bunga, hingga kolam renang ikonik Selecta yang telah dikenal lintas generasi.

Seluruh rute ditempuh dengan berjalan kaki, menghadirkan pengalaman wisata sejarah yang imersif.

Sebagai kawasan yang telah berdiri sejak era kolonial Belanda, Selecta menyimpan lapisan sejarah penting bangsa Indonesia. Kawasan ini menjadi saksi tiga periode besar sejarah, mulai dari masa Hindia Belanda, pendudukan Jepang, hingga era Indonesia merdeka.

Bahkan, Selecta tercatat sebagai salah satu lokasi perenungan Presiden Soekarno dalam merumuskan kebijakan strategis perjuangan kemerdekaan.

Guide Mandala Creative House, Dino Dirk, menjelaskan bahwa konsep living museum menjadikan sejarah Selecta tidak berhenti sebagai artefak visual semata, melainkan dihadirkan sebagai pengalaman wisata yang hidup.

“Wisatawan tidak hanya melihat bangunan atau taman, tetapi juga merasakan suasana, mendengar kisah otentik, dan memahami peran historis kawasan ini dalam perjalanan bangsa,” katanya.

Keunikan lain yang menjadi daya tarik adalah nilai ekonomi kerakyatan yang melekat kuat di Selecta. Kawasan ini dimiliki oleh lebih dari seribu orang dan menjadi contoh nyata model kepemilikan bersama yang bertahan lintas generasi.

“Ini bukan hanya wisata masa lalu, tetapi juga pembelajaran tentang sistem ekonomi yang masih relevan hingga hari ini,” tambah Dino.

Direktur Utama PT Selecta, Sujud Hariadi, menilai konsep living museum membuka peluang besar pengembangan wisata minat khusus, terutama bagi wisatawan yang mencari pengalaman sejarah dan edukasi.

“Selecta memiliki kekuatan cerita sejarah yang lengkap. Dengan pengemasan yang tepat, ini menjadi daya tarik wisata baru yang membedakan Selecta dari destinasi lain,” ujarnya.

Menurut Sujud, meski secara badan hukum berbentuk perseroan terbatas, Selecta dijalankan dengan semangat kepemilikan bersama yang menjadi ruh pengelolaan kawasan sejak 1950. Nilai tersebut kini dikemas sebagai bagian dari narasi wisata sejarah yang edukatif.

Kehadiran Living Museum Selecta diharapkan semakin memperkuat daya saing Kota Batu sebagai destinasi wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga sarat nilai sejarah dan budaya..

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
ссс