Setahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku: Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai Persaudaraan di Maluku

Setahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku: Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai Persaudaraan di Maluku
Syukuran setahun Kepemimpinan Gubernur​ dan wakil Gubernur Maluku di kediaman Gubernur Mangga dua Ambon jumat 29/1/2026.foto Eva. M

Spektroom - Setahun memimpin Provinsi Maluku, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath menegaskan arah transformasi pembangunan daerah dalam acara syukuran satu tahun kepemimpinan yang dirangkai dengan buka puasa bersama di kediaman Gubernur, kawasan Mangga Dua, Ambon, Jumat (20/2/2026).

Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menyebut momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas perjalanan pemerintahan bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath selama satu tahun terakhir.

“Setahun memang waktu yang singkat, tetapi cukup memberi arah ke mana perjuangan ini akan dibawa,” ujar Hendrik di hadapan jajaran DPRD, kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda dan pers.

Ia mengakui perjalanan pemerintahan tidak lepas dari tantangan dan keterbatasan. Namun, menurutnya, setiap kemajuan sekecil apa pun menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh menuju visi transformasi Maluku yang maju, adil, dan sejahtera, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.

Dalam satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Provinsi Maluku mengklaim telah merealisasikan sejumlah program strategis nasional. Di antaranya dukungan terhadap makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi merah putih, pengendalian inflasi, percepatan penurunan stunting, hingga penyelesaian pembangunan Bendungan Waingapu.

Selain itu, dua Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di Kabupaten Buru dan Kota Tual pada 2025. Pemerintah daerah menargetkan 20 kampung serupa akan dibangun di seluruh kabupaten/kota pada 2026, termasuk kampung nelayan penyangga untuk memperkuat ekonomi pesisir.Pembangunan rumah sakit representatif juga masuk dalam daftar program prioritas berkelanjutan.

Hendrik menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari DPRD, pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, perbankan, hingga partai politik dan elemen masyarakat. Di tengah suasana awal Ramadan, ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan di Maluku.

“Kita boleh berbeda agama, suku, ras, bahasa, dan warna kulit, tetapi kita tetap orang basudara di tanah yang sama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur dan Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan daerah sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas program dan target yang belum maksimal.

Syukuran dan buka puasa bersama tersebut menjadi penanda satu tahun kepemimpinan Hendrik Lewerissa–Abdullah Vanath, sekaligus komitmen untuk melanjutkan perbaikan tata kelola dan pembangunan Maluku pada tahun-tahun berikutnya. (EM)

Berita terkait

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada 29 April 2026. Dalam unggahan tersebut dikatakan, Menteri Pariwisata mengenakan sepatu di dalam masjid. Pemprov Sumbar pastikan informasi tersebut

Rafles