Sumbar Darurat Narkoba, Peredaran Capai 20 Kg per Bulan

Sumbar Darurat Narkoba, Peredaran Capai 20 Kg per Bulan
Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi (tengah) saat menunjukkan barang bukti Narkoba dalam press rilis akhir tahun (Foto: BNNP)

Spektroom - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat peningkatan signifikan pengungkapan kasus narkotika sepanjang tahun 2025. Tren ini menunjukkan semakin seriusnya ancaman peredaran narkoba di wilayah Sumbar.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menyebut pihaknya mengungkap 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) dengan total 37 tersangka. Seluruh tersangka merupakan bandar, pengedar, dan kurir narkotika.

“Sepanjang 2025 kami menangkap 37 tersangka dari 14 LKN, dan semuanya adalah bandar serta pengedar, tidak ada pengguna,” tegas Ricky.

Ia mengungkapkan, Sumbar tidak lagi hanya menjadi daerah tujuan peredaran narkotika. Sumbar bahkan mulai berperan sebagai daerah pemasok dalam jaringan narkotika antardaerah.

Hal tersebut terlihat dari kasus terbaru, di mana narkotika justru dikirim dari Sumbar ke wilayah Sumatera Selatan. Pola peredaran dinilai semakin rapi dan terorganisir.

Saat pengungkapan di lapangan, petugas awalnya hanya menemukan bekas pemakaian narkotika. Namun setelah pengembangan, ditemukan rumah singgah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan sebelum distribusi.

Ricky menyebut, peningkatan kualitas tersangka sejalan dengan meningkatnya jumlah barang bukti yang diamankan. Pengungkapan tidak hanya dilakukan BNNP Sumbar, tetapi juga Polda Sumbar.

Berdasarkan pola jaringan yang terungkap, peredaran narkotika jenis sabu dan metamfetamin yang masuk ke Sumbar diperkirakan hampir mencapai 20 kilogram per bulan. Angka ini dinilai sangat besar dan mengkhawatirkan.

Menurut Ricky, BNN tidak bisa bekerja sendiri dalam menekan peredaran narkoba. Kolaborasi dengan Bea Cukai, Polri, dan instansi terkait diperlukan untuk menutup jalur masuk narkotika, khususnya dari wilayah Pasaman yang masih menjadi jalur utama.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Narkotika Kejati Sumbar, Rieski, menyatakan pihaknya telah menangani sejumlah perkara narkotika dengan tuntutan berat, bahkan hingga hukuman mati.

Kejati Sumbar berkomitmen mengawal proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap sebagai bentuk keseriusan memberantas narkoba.

Berita terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Batam-Spektroom : Menghadapi perkembangan dunia digital kedepan, penting bagi pelajar diberikan Pembinaan Budi Pekerti, menanamkan nilai nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas dan bertangngung jawab. SMP Negeri 1 Batam melaksanakan Pembinaan Budi Pekerti menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (TP-PKK) sebagai Narasumber sekaligus

Desmawati, Rafles
UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

Tanah Datar–Spektroom : Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kali ini, UNP menggelar pelatihan peningkatan literasi digital, keuangan, dan perpajakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar,

Riswan Idris, Rafles
Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Tanah Datar–Spektroom : Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak berhenti pada gagasan-gagasan di atas kertas. Setiap inovasi, katanya, harus berujung pada perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan itu

Riswan Idris, Rafles
Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс