Trending

Tantangan RRI di Era Disrupsi, Bangun Jaringan dengan Komunitas Kreator Konten

Tantangan RRI di Era Disrupsi, Bangun Jaringan dengan Komunitas Kreator Konten
Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam ABZ, mengatakan perkembangan ekosistem digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi RRI untuk memperluas jangkauan pendengar, (Foto : Haryanto Adi).

Jakarta-Spektroom: Menghadapi perkembangan teknologi digital dan semakin masifnya produksi konten di berbagai platform, Radio Republik Indonesia (RRI) didorong untuk memperkuat jejaring dengan komunitas kreator konten di seluruh Indonesia.

Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam ABZ, mengatakan perkembangan ekosistem digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi RRI untuk memperluas jangkauan pendengar, terutama di kalangan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Mistam saat ditemui Spektroom seusai rapat dengan CEO Hyppe, Rabu (2/9/2026), di Jakarta, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 RRI.

Menurut Mistam, RRI perlu membangun jaringan dengan komunitas kreator yang kini berkembang pesat dan mampu menghasilkan beragam konten secara mandiri.

"Menghadapi terpaan produser konten yang bisa dilakukan oleh setiap personal, RRI mengajak konten kreator untuk berjaringan," kata Mistam.

Ia menjelaskan, jaringan tersebut nantinya dapat melibatkan personel RRI dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari mendesain konsep, menulis, hingga memproduksi konten.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar RRI tidak tertinggal dalam akselerasi pertumbuhan pendengar di berbagai platform digital.

"Kalau tidak segera dilakukan, akselerasi pertumbuhan pendengar RRI di berbagai platform akan lambat sekali," ujarnya.

Selain produksi dan penyiaran, kerja sama tersebut juga dapat diarahkan pada pengembangan manajemen dan keuntungan komunitas kreator melalui pemanfaatan teknologi digital aplikasi Hyppe dengan skema bagi hasil atau sharing profit.

Mistam menambahkan, kolaborasi tidak hanya berorientasi pada produksi konten dan penyiaran. RRI juga dapat memberikan pelatihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengembangan kapasitas anak muda di bidang kreatif dan digital.

Sementara itu, Direktur Aplikasi Hyppe, Magindran Marieappan, mengatakan kerja sama tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas melalui berbagai kegiatan berbasis teknologi.

Menurutnya, salah satu bentuk kreativitas yang dapat dikembangkan adalah produksi musik dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI), termasuk menggabungkannya dengan musik tradisional.

Magindran optimistis kolaborasi dengan RRI dapat membantu menjangkau komunitas kreatif di berbagai daerah di Indonesia. Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong perkembangan musik Indonesia dengan tetap mempertahankan karakter dan ciri khas budaya masing-masing daerah.

Dengan kekuatan jaringan RRI dan perkembangan teknologi digital, kolaborasi dengan komunitas kreator diharapkan mampu membuka ruang baru bagi lahirnya konten-konten kreatif sekaligus memperluas jangkauan RRI kepada generasi muda.

Berita terkait

SIMAKDARA Dorong Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan

SIMAKDARA Dorong Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan

Kepri–Spektroom : SIMAKDARA adalah Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan, dan Database Kendaraan untuk mendukung pengelolaan administrasi pemerintahan yang lebih terintegrasi. Aplikasi Simakdara dirancang untuk menyatukan informasi pengelolaan keuangan, aset daerah dan kendaraan dinas agar proses administrasi lebih sistematis dan kebutuhan data pimpinan dapat dipenuhi secara lebih cepat. Kepala Bagian Administrasi

Desmawati, Rafles
Wamen ATR/BPN Dorong Pengaturan Reforma Agraria Lebih Menyeluruh

Wamen ATR/BPN Dorong Pengaturan Reforma Agraria Lebih Menyeluruh

Jakarta-Spektroom : Pemerintah mendorong pengaturan Reforma Agraria yang lebih menyeluruh untuk mengatasi ketimpangan penguasaan tanah, memperkuat kepastian hukum, serta mempercepat penyelesaian konflik agraria. Regulasi baru diharapkan mampu menjawab berbagai kendala yang selama ini menghambat pelaksanaan program tersebut. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Warga Terganggu Bising dan Bau, Pemkot Surabaya Hentikan Aktivitas RPU di Permukiman

Warga Terganggu Bising dan Bau, Pemkot Surabaya Hentikan Aktivitas RPU di Permukiman

Surabaya-Spektroom : Aktivitas pemotongan unggas pada malam hingga dini hari membuat warga Bratang Gede, Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, kehilangan kenyamanan beristirahat. Keluhan kebisingan, bau tidak sedap, hingga kotoran ayam di sekitar rumah mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghentikan operasional Rumah Potong Unggas (RPU) di kawasan tersebut. Penertiban dilakukan setelah

Bian Pamungkas