Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh
Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Manfaat layanan tersebut dirasakan Arius Dantis, pensiunan guru berusia 60 tahun asal Kabupaten Gunung Mas. Ia mengaku kini dapat melakukan autentikasi bulanan secara mandiri melalui aplikasi Andal by Taspen tanpa harus menempuh perjalanan sekitar empat jam menuju Palangka Raya.
Bahkan, jarak dari tempat tinggalnya menuju ibu kota kabupaten juga membutuhkan waktu hampir sama. Sebelumnya, kondisi geografis tersebut menjadi kendala tersendiri ketika harus mengakses pelayanan secara langsung.
"Dari tempat saya ke Palangka Raya itu sangat jauh, sekitar empat jam. Ke ibu kota kabupaten sama jauhnya. Dengan memanfaatkan kemudahan digitalisasi Taspen, pembayaran langsung masuk ke rekening bank dan saya tidak perlu datang secara fisik mengambil uang pensiunan," ungkap Arius, Senin (2/11/2026).
Melalui aplikasi Andal by Taspen, peserta dapat melakukan autentikasi bulanan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Taspen (NOTAS), Kartu Peserta Elektronik (KPE), serta swafoto biometrik.
Setelah proses autentikasi berhasil, pembayaran uang pensiun secara otomatis disalurkan ke rekening peserta melalui mitra bayar yang terdaftar.
Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Palangka Raya, Muchlis Herdian, menjelaskan, Taspen menyediakan dua kanal pelayanan, yakni pelayanan langsung di kantor cabang dan pelayanan daring melalui Taspen Online Services (TOS).
Melalui TOS yang dapat diakses lewat website, peserta bisa mengurus berbagai kebutuhan administrasi, termasuk pengajuan klaim dengan mengunggah dokumen persyaratan secara online.
Sementara aplikasi Andal by Taspen difokuskan untuk mempermudah autentikasi bulanan secara mandiri melalui telepon pintar.
"Saat ini kami melayani sekitar 38 ribu pensiunan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, dengan adanya pelayanan berbasis digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemudahan, kecepatan serta kualitas pelayanan kepada seluruh peserta, khususnya para pensiunan di Kalimantan Tengah," ujar Muchlis.
Digitalisasi layanan Taspen diharapkan tidak sekadar mempercepat proses administrasi, tetapi juga mengurangi beban perjalanan, biaya transportasi, serta tenaga yang harus dikeluarkan para pensiunan, terutama mereka yang tinggal di wilayah terpencil.
Dengan demikian, kemudahan teknologi menjadi bagian dari upaya memastikan hak para pensiunan tetap dapat diterima secara mudah, cepat, dan nyaman tanpa terkendala jarak maupun usia. (Polin-Aga)