Tower BTS Kelima Hadir di Sawahlunto, Blank Spot Talawi Mudiak Mulai Teratasi

Tower BTS Kelima Hadir di Sawahlunto, Blank Spot Talawi Mudiak Mulai Teratasi
Tower BTS Kelima Hadir di Sawahlunto, Blank Spot Talawi Mudiak Mulai Teratasi. (foto dok.prokopim)

Sawahlunto-Spektroom : Akses komunikasi digital masyarakat Desa Talawi Mudiak, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mendapat penguatan setelah tower Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di wilayah tersebut diresmikan, Sabtu (19/9/2026).

Peresmian dilakukan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, didampingi Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra. Kehadiran tower ini menjadi langkah untuk mengatasi blank spot atau wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan jangkauan sinyal.

Bagi masyarakat di sejumlah dusun di Talawi Mudiak, beroperasinya BTS tersebut diharapkan membuat akses jaringan lebih cepat dan nyaman. Konektivitas digital tidak hanya menunjang komunikasi dan aktivitas sehari-hari, tetapi juga pekerjaan, kegiatan ekonomi serta akses generasi muda terhadap berbagai konten pendidikan melalui internet.

“Dengan hadirnya jaringan ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses komunikasi dan informasi. Ini juga menjadi dukungan bagi generasi muda untuk memperoleh bahan pendidikan melalui internet,” kata Riyanda.

BTS Talawi Mudiak merupakan tower kelima yang dibangun di Sawahlunto dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pembangunan dilakukan di Desa Kubang Tangah, Desa Batu Tanjung dan Desa Taratak Bancah. Sementara pembangunan tower di Desa Talago Gunuang masih dalam tahap persiapan.

Riyanda menyebut pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi Pemko Sawahlunto dengan Telkom Indonesia, yang turut dijembatani Andre Rosiade. Menurutnya, pengawalan proposal Pemko kepada jajaran direksi dan manajemen Telkom menjadi salah satu bagian dari proses menghadirkan infrastruktur telekomunikasi tersebut.

Riyanda menyampaikan apresiasi kepada Andre Rosiade atas dukungan dan fasilitasi bagi pembangunan Sawahlunto. Pemko, katanya, akan terus berkoordinasi dengan anggota DPR RI tersebut untuk membuka peluang dukungan program dari kementerian/lembaga maupun BUMN.

“Ke depan, kami akan terus menjalin koordinasi untuk membuka peluang dukungan program bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Namun, kebutuhan konektivitas Sawahlunto belum berhenti. Dalam kesempatan tersebut, Riyanda mengajukan tambahan satu unit tower BTS di kawasan pusat kota.

Penguatan tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas layanan ketika terjadi peningkatan aktivitas masyarakat maupun penyelenggaraan event yang membuat konsentrasi pengguna jaringan meningkat.

Dengan demikian, agenda pembangunan telekomunikasi Sawahlunto tidak hanya menyasar wilayah blank spot, tetapi juga memperkuat kapasitas jaringan di kawasan dengan aktivitas publik tinggi. Tantangannya kini adalah memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar mampu menopang kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang.(Ris1)

Berita terkait

Kalbar Masih Darurat Asap, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Karhutla

Kalbar Masih Darurat Asap, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Karhutla

Pontianak-Spektroom : Kabut asap masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Sabtu (26/9/2026), meski hujan dengan berbagai intensitas diprakirakan turun di beberapa daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memperingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bersamaan dengan

Apolonius Welly, Rafles