UMSI Sinjai dan Capiz State University Filipina Gelar Guest Lecture

UMSI Sinjai dan Capiz State University Filipina Gelar Guest Lecture
Dosen dan Mahasiswa UMSI Sinjai Peserta Guest Lectura (Foto: Humas UMSI Sinjai)

Spektroom - Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerjasama internasional melalui penyelenggaraan International Guest Lecture yang melibatkan Capiz State University, Filipina.

Kegiatan ini mengangkat tema “Strengthening Cyber Resilience through Network Security Standards and Physical Network Protection”, sebagai bentuk respon terhadap tantangan keamanan siber global yang semakin kompleks.

International Guest Lecture ini dilaksanakan secara daring selama dua hari, yaitu pada Senin–Selasa, 19–20 Januari 2026, dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa, khususnya dari Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi serta rumpun ilmu teknik di lingkungan UMSI.

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan internasional terkait keamanan jaringan dan ketahanan siber.

Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi UMSI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi kampus serta penguatan kualitas akademik.

Melalui kuliah tamu internasional, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan global dan pemahaman praktis mengenai standar keamanan jaringan yang diterapkan di berbagai negara.

International Guest Lecture ini menghadirkan tiga narasumber kompeten dari Indonesia dan Filipina yang membawakan topik berbeda sesuai dengan keahliannya masing-masing.

Narasumber pertama adalah Prof. Rodel P. Balingit dari Faculty of Computer Science Department, Dayao Satellite College, Capiz State University, Filipina.

Dalam pemaparannya, Prof. Rodel P. Balingit membahas topik Network Security, yang menitikberatkan pada konsep dasar keamanan jaringan, potensi ancaman siber, serta strategi perlindungan jaringan di era transformasi digital. Ia menekankan pentingnya kesadaran keamanan (security awareness) sebagai lapisan awal dalam menjaga sistem jaringan.

Narasumber kedua, Prof. Cherry Joy A. Palomar dari Faculty of Computer Science Department, Mambusao Satellite College, Capiz State University, Filipina, mengulas secara mendalam mengenai Network Security Standards.

Dirinya menjelaskan berbagai standar internasional keamanan jaringan yang dapat dijadikan acuan oleh institusi pendidikan dan organisasi dalam membangun sistem jaringan yang andal dan aman.

Sementara itu, narasumber ketiga berasal dari Universitas Muhammadiyah Sinjai, yaitu Asrul Paelori A., S.Kom., M.Kom., dosen Fakultas Teknik.

Asrul membawakan topik Physical Network Security and Incident Recovery Planning, yang menyoroti pentingnya perlindungan fisik infrastruktur jaringan serta perencanaan pemulihan insiden sebagai bagian dari strategi ketahanan siber.

Asrul Paelori menegaskan bahwa keamanan jaringan tidak hanya berfokus pada aspek perangkat lunak, tetapi juga mencakup pengamanan fisik perangkat jaringan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi gangguan atau serangan. Menurutnya, perencanaan pemulihan insiden yang matang dapat meminimalkan dampak kerugian ketika terjadi gangguan sistem.

Melalui International Guest Lecture ini, UMSI berharap dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam bidang keamanan jaringan. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis UMSI dalam menghadapi tantangan dunia digital serta mendukung terciptanya lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс