Unismuh dan Universitas Wira Bhakti Jadi Role Model Pendampingan Rekognisi Pembelajaran Lampau RPL Lembaga Layanan LL DIKTI IX Sultanbatara

Reporter: M. Yahya Patta

Unismuh dan Universitas Wira Bhakti Jadi Role Model Pendampingan Rekognisi Pembelajaran Lampau RPL Lembaga Layanan LL DIKTI IX Sultanbatara
Ketua RPL Unismuh Makassar Sudarsono, S.Pd., M.Pd (Foto: Koleksi Unismuh Makassar)

Spektroom - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara) menggelar kegiatan pendampingan pelaporan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan ini diikuti 29 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Sulawesi.

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Wira Bhakti Makassar ditunjuk sebagai role model. Keduanya dinilai memiliki kesiapan dan komitmen kuat dalam mengimplementasikan RPL di lingkungan kampus.

Ketua Tim Analisis Akademik LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara Muh. Tahir Hamzah, S.T., memberikan apresiasi atas capaian kedua perguruan tinggi tersebut. Menurutnya, sistem pelaporan dan pengelolaan RPL yang mereka kembangkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi kampus lain di wilayah kerja LLDIKTI IX Sultanbatara.

“Komitmen dan kesiapan Universitas Muhammadiyah Makassar serta Universitas Wira Bhakti Makassar dalam menjalankan RPL menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Sulawesi mampu menghadirkan inovasi dalam pengakuan pembelajaran lampau. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi,” ujar Muh. Tahir Hamzah.

Melalui kegiatan ini, LLDIKTI IX Sultanbatara, berharap perguruan tinggi peserta tidak hanya memahami aspek teknis pelaporan RPL, tetapi juga semakin aktif mengimplementasikannya sebagai strategi memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia Timur.

Berita terkait

Wamen Bima Arya: Pemda Harus Berani Ambil Peran Percepat Transisi Energi

Wamen Bima Arya: Pemda Harus Berani Ambil Peran Percepat Transisi Energi

Tanjungpinang – Spektroom : Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mempercepat transisi energi di Indonesia. Daerah dinilai memiliki kewenangan, anggaran, serta kemampuan menyusun program dan target pembangunan sesuai potensi wilayah masing-masing. Penegasan itu disampaikan Bima Arya dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi

Desmawati, Buang Supeno
ссс