Upacara Bendera Kodim 1425/Jeneponto, Kasdim Ingatkan Prajurit untuk Tetap Peka dengan Persoalan Wilayah

Upacara Bendera Kodim 1425/Jeneponto, Kasdim Ingatkan Prajurit untuk Tetap Peka dengan Persoalan Wilayah
Kasdim 1425/Jeneponto pimpin apel bendera. (Foto: Pendim 1425/Jeneponto)

Jeneponto–Spektroom : Kodim 1425/Jeneponto kembali menggelar Upacara Bendera rutin hari Senin di Halaman Makodim, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (21/9/2026).

Upacara dipimpin Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja dan diikuti prajurit serta PNS TNI jajaran Kodim 1425/Jeneponto.

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi bagian dari rangkaian upacara yang dilanjutkan dengan pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

Rangkaian tersebut bukan sekadar bagian dari tata upacara, tetapi menjadi pengingat bagi setiap personel untuk menjaga nilai-nilai keprajuritan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dikonfirmasi usai upacara, Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja menekankan agar seluruh personel senantiasa menjaga kualitas diri sebelum menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Menurutnya, prajurit harus memiliki disiplin yang kuat, menjaga kesehatan, serta membangun kebiasaan positif yang mendukung kesiapan dalam melaksanakan setiap amanah.

Kasdim juga mengingatkan prajurit kewilayahan untuk tidak hanya hadir ketika muncul persoalan. Babinsa harus mengenali kondisi wilayah binaannya, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengetahui berbagai perkembangan yang dapat memengaruhi kehidupan warga. Kepekaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.

Ia meminta seluruh personel terus mendukung program-program unggulan TNI AD dan program pemerintah yang berjalan di wilayah.

Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, serta pendampingan yang dilakukan secara bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut, Kasdim mengingatkan pentingnya menjaga nama baik TNI melalui sikap dan perilaku setiap personel.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat dibangun dari hal-hal sederhana, seperti kedisiplinan, kesantunan, kepedulian, serta kesungguhan dalam membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah.

“Jangan menunggu persoalan datang baru kita bergerak. Kenali wilayah, dengarkan masyarakat, pahami persoalannya, kemudian ambil langkah sesuai tugas dan kewenangan. Prajurit kewilayahan harus mampu menjadi bagian dari solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Mayor Inf Ramli Hamanja.

Berita terkait

Meski Berpotensi Hujan, Polda Kalbar Minta Masyarakat Waspadai Karhutla

Meski Berpotensi Hujan, Polda Kalbar Minta Masyarakat Waspadai Karhutla

Pontianak-Spektroom : Kondisi cuaca yang masih didominasi musim kering di sejumlah wilayah Kalimantan Barat membuat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya mereda. Di tengah upaya pemadaman dan pengendalian yang terus dilakukan, Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan menyusul

Apolonius Welly, Bian Pamungkas