Wagub Kepri : Menurunnya alokasi dana Desa menjadi tantangan bagi desa dalam menjalankan program pembangunan

Wagub Kepri : Menurunnya alokasi dana Desa menjadi tantangan bagi desa dalam menjalankan program pembangunan
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pramura sebagai Keynote speaker (Foto: Dok.humas).

Tanjungpinang-Spektroom - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang menegaskan desa saat ini dituntu menjadi lebih mandiri, akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan wakil Gubernur Nyanyang, padaRapat Koordinasi Daerah(Rakorda) Peningkatan kapasitas aparatur dan kelembagaan Desa se Provinsi Kepulauan Riau(Kepri) di ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri Dompak Tanjungpinang Senin(25/5/2026).

Rakorda diikuti 1.429 peserta utusan dari Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa(BPD), Kepala Desa serta unsur terkait dari 275 desa di hadiri langsung Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura. Pelaksanaan dilakukan secara Hybrid dengan peserta hadir secara langsung maupunVirtual dari seluruh Kabupaten-Kota di Kepri.

“Rapat Koordinasi ini sangat stategis untuk menyamakan persepsi, mengindentifikasi berbagai kendala di daerah, sekaligus merumuskan langkah langkah taktis dalam meperkuat pembangunan desa kedepan,” ujar Wagub.

Nyangnyang menyebutkan bahwa Kepri pada tahun anggaran 2026 memperoleh alokasi dana Desa sebesar Rp.77,76 milyar untuk 275 desa atau mengalami penurunan sebesar 64 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

“Penurunan anggaran tidak boleh melemahkan semangat kita, justru kondisi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas aparatur desa agar lebih inovatif, adaptif, serta mampu mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal yang dimiliki,” kata Wagub.

Nyanyang mengungkapkan hasil Rakoda akan di bawa ke Musyawarah Pusat sebagai rekomendasi kebijakan strategis percepatan pembanunan Desa di Propvisi Kepri.

“Saya akan menyampaikan langsung rekomendasi kebijakan strategis percepatan pembangunan desa di Kepri agar kebijakan pusat nantinya benar benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” tegasnya

Pada akhir sambutanya, Nyanyang mengajak seluruh peserta Rakoda untuk terus memperkuat sinergi dan harmonisasi kebijakan pembangunan desa di Kepri.

“Mari Kita jadikan Rakorda ini sebagai momentrum memperkuat sinergi dan memastikan desa desa di Kepulauan Riau mampu menjadi pusat pertumbuhan yang inklusif, maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Berita terkait

Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto
ссс