World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah

World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah
Puncak rangkaian kegiatan World Cleanup Day 2026 berlangsung di taman Ayodia, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2026). (Foto: IIS/Spektroom).

Jakarta - Spektroom : Momentum World Cleanup Day (WCD) 2026, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup, dan Lions Club untuk mendorong kesadaran serta partisipasi masyarakat mengelola sampah, khususnya melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.

WCD, merupakan gerakan global, mengajak masyarakat di berbagai negara mengambil aksi bersama menjaga kebersihan lingkungan, peduli terhadap persoalan sampah.

Di Indonesia, rangkaian WCD 2026 mengusung tema “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah”, mengajak generasi muda mengambil peran melalui aksi nyata di lingkungan sekitar.

Semangat tersebut sejalan dengan rangkaian HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menggaungkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber melalui pesan “Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah”, yang mengajak masyarakat memulai pemilahan dari rumah.

Upaya ini mendorong masyarakat memisahkan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari sumber, sehingga dapat dikelola dengan lebih tepat dan mengurangi sampah yang berakhir di TPA.

Penyelenggaraan WCD 2026 di Taman Ayodya, Jaksel melibatkan 500 volunteer, berpartisipasi menggerakkan aksi di masyarakat.

District Governor (Gubernur Distrik) Perkumpulan Lions Distrik 307 A1, Solida Abdy Ramli, menyampaikan apresiasi khususnya kepada Chandra Asri Group, yang selama 8 tahun konsisten mendukung kolaborasi gerakan World Clean Up Day ini bersama dengan Lions Club.

"Tahun ini adalah tahun ke-8 kita bekerjasama. 8 tahun adalah bukti kepedulian terhadap lingkungan dan membutuhkan komitmen konsisten dan kolaborasi nyata," ucapnya.

Direktur Legal, Hubungan Eksternal dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai, menjelaskan, “Chandra Asri Group percaya bahwa pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan kesinambungan, mulai dari pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali.

"Tidak hanya mengumpulkan dan memilah sampah, tetapi mendorong keterlibatan masyarakat membangun kebiasaan yang konsisten. Melalui praktik baik yang dibangun melalui kegiatan ini, dapat dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya.” Jelasnya.

Kolaborasi antara Chandra Asri Group, Pemprov DKI Jakarta, Lions Club, dan masyarakat dalam World Cleanup Day 2026 membawa pesan, menjaga kebersihan kota tidak hanya dilakukan melalui aksi bersih-bersih, tetapi juga dimulai dari kebiasaan yang dekat dengan keseharian.
 

Berita terkait

kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer dan Bakti Sosial  di Kota Ambon memperingati HUT TNI ke -81

kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer dan Bakti Sosial di Kota Ambon memperingati HUT TNI ke -81

Ambon-Spektroom : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, jajaran TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Ambon menggelar kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer yang berlangsung penuh kebersamaan. Kurang lebih 1.500 peserta yang terdiri dari personel TNI tiga matra, Polri, pelajar, hingga masyarakat umum tampak antusias memadati

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Babinsa Kodim 1425/ Jeneponto Menyapa Petani Pantau Pertumbuhan Padi

Babinsa Kodim 1425/ Jeneponto Menyapa Petani Pantau Pertumbuhan Padi

Jeneponto -Spektroom Kepedulian terhadap kondisi pertanian terus diwujudkan Babinsa Koramil 01/Binamu Kodim 1425/Jeneponto Serda Agus Salim melalui komunikasi langsung dengan para petani di wilayah binaannya. Senin (21/9/2026). Babinsa menyambangi petani di area persawahan Lingkungan Bontosunggu Timur, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, sekaligus meninjau perkembangan tanaman

Yahya Patta, Bian Pamungkas
Ambon Raih Insentif Rp1 Miliar dari Pengelolaan Sampah, Kinerja Stunting Juga Diapresiasi

Ambon Raih Insentif Rp1 Miliar dari Pengelolaan Sampah, Kinerja Stunting Juga Diapresiasi

Ambon-Spektroom : Kerja keras Pemerintah Kota Ambon dalam menangani persoalan sampah dan stunting mulai membuahkan hasil. Kota Ambon disebut menempati peringkat ketiga dalam penanganan sampah tingkat nasional dan menerima insentif sebesar Rp1 miliar. Di sektor kesehatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) juga mencatat capaian terbaik dalam penilaian penanganan stunting. Capaian tersebut

Eva Moenandar, Bian Pamungkas