Zahwa Harumkan MIN 3 Palangka Raya dengan Emas dan Perak di Karate Open Se-Kalimantan

Zahwa Harumkan MIN 3 Palangka Raya dengan Emas dan Perak di Karate Open Se-Kalimantan
Adisa Nadira Zahwarani meraih dua medali ajang Shukaido Borneo II Karate Open and Festival Championship Se-Kalimantan di GOR Hasanuddin, Banjarmasin. (Foto: Humas MIN3 Pky)

Palangka Raya-Spektroom: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MIN 3 Kota Palangka Raya. Adisa Nadira Zahwarani atau yang akrab disapa Zahwa berhasil mengharumkan nama madrasah setelah meraih satu medali emas dan satu medali perak pada ajang Shukaido Borneo II Karate Open and Festival Championship Se-Kalimantan yang berlangsung di GOR Hasanuddin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 10–12 Juli 2026.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala MIN 3 Kota Palangka Raya, Maisarah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan Zahwa. Senin (13/7/2026), ia mengatakan prestasi itu merupakan buah dari sinergi antara keluarga, pelatih, dan madrasah dalam membina potensi peserta didik.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Anaknda Adisa Nadira Zahwarani atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga raihan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MIN 3 Kota Palangka Raya untuk terus berprestasi sesuai bakat dan minat yang dimiliki. Madrasah akan terus mendukung setiap potensi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan akhlakul karimah," ungkap Maisarah.

Menurutnya, setiap kemenangan hendaknya diiringi sikap rendah hati. Ia menegaskan bahwa prestasi sejati tidak hanya diukur dari banyaknya medali yang diraih, tetapi juga dari karakter tangguh, akhlak mulia, dan semangat untuk terus belajar.

Keberhasilan Zahwa diraih pada kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet karate dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara. Pada ajang tersebut, siswi yang akan naik ke kelas V C itu tampil konsisten hingga berhasil meraih Juara I Kumite Perseorangan Putri Kelas 4–6 SD/MI kelas +35 kilogram dan berhak atas medali emas. Ia juga meraih Juara II Kata Perseorangan Putri Pra Pemula Kelas 4–6 SD/MI sehingga membawa pulang medali perak.

Di balik pencapaian itu, Zahwa menjalani latihan secara rutin di Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Ranting Polda Kalimantan Tengah di bawah bimbingan Sensei M. Ruslan Abdul Gani bersama Senpai Raynaldi, Ketua Dojo Elite. Latihan yang disiplin, konsisten, serta kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting hingga mampu bersaing di level regional.

Rasa syukur juga disampaikan orang tua Zahwa, Afrida Indrayani. Menurutnya, keikutsertaan putrinya dalam kejuaraan tersebut memberikan pengalaman berharga yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, kerja keras, keberanian, dan sportivitas.

"Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga Zahwa mendapat kesempatan mengikuti Kejuaraan Karate Tingkat Zona se-Kalimantan. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga tentang disiplin, kerja keras, keberanian, dan sportivitas. Terima kasih kepada pihak sekolah, pelatih, guru, serta semua yang telah mendukung dan mendoakan Zahwa," tuturnya.

Prestasi yang diraih Zahwa menjadi bukti bahwa keberhasilan lahir dari proses panjang yang dijalani dengan tekun, dukungan keluarga, bimbingan pelatih, serta pembinaan madrasah yang berkesinambungan. Semangat juang yang ditunjukkannya diharapkan dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi, dan mengukir prestasi yang membanggakan bagi madrasah, daerah, hingga Indonesia. (Polin-Malikul/Eka)

Berita terkait

Wali Kota: Penetapan Sekkot Ambon Menunggu Pertimbangan teknis  dari BKN

Wali Kota: Penetapan Sekkot Ambon Menunggu Pertimbangan teknis dari BKN

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memastikan proses penetapan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon definitif telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Kota Ambon kini sementara menunggu terbitnya pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum nama pejabat terpilih diumumkan dan dilantik. Hal itu disampaikan Bodewin kepada wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Prof. Dr. H. Abdul Latief: Korupsi Tak Akan Pernah Kalah Jika Aparat Masih Sibuk Berebut Perkara

Prof. Dr. H. Abdul Latief: Korupsi Tak Akan Pernah Kalah Jika Aparat Masih Sibuk Berebut Perkara

Jakarta- Spektroom: Di tengah tuntutan publik agar pemberantasan korupsi semakin tegas, ironi justru muncul dari dalam tubuh aparat penegak hukum. Bukan minimnya regulasi yang menjadi persoalan utama, melainkan masih kuatnya ego sektoral yang membuat penegakan hukum kerap kehilangan arah. Kaprodi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya Jakarta, Prof. Dr. H.

Yahya Patta, Buang Supeno