Trending

Ambon Raih Insentif Rp1 Miliar dari Pengelolaan Sampah, Kinerja Stunting Juga Diapresiasi

Ambon Raih Insentif Rp1 Miliar dari Pengelolaan Sampah, Kinerja Stunting Juga Diapresiasi
Usai Apel Pagi Sekretaris Daerah Kota Ambon Robby Sapulette, bersama Kepala Dinas Sosial drg Wendy Pelupessy berpose bersama dengan salah satu korban kebakaran di Balai Kota Ambon, Senin (21/09/2026) Foto : Eva M

Ambon-Spektroom : Kerja keras Pemerintah Kota Ambon dalam menangani persoalan sampah dan stunting mulai membuahkan hasil.

Kota Ambon disebut menempati peringkat ketiga dalam penanganan sampah tingkat nasional dan menerima insentif sebesar Rp1 miliar. Di sektor kesehatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) juga mencatat capaian terbaik dalam penilaian penanganan stunting.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ambon karena dinilai mencerminkan kerja lapangan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ambon Robby Sapulette dalam apel pagi yang berlangsung di halaman belakang Balai Kota AmbonAmbon, Senin (20/09/2026) .

Pemkot memberikan penghargaan khusus kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) yang dinilai konsisten menangani persoalan persampahan. Kinerja tersebut turut berkontribusi terhadap diperolehnya insentif Rp1 miliar serta posisi ketiga dalam penilaian penanganan sampah di tingkat nasional.

“Atas kerja-kerjanya sehingga kita kemarin baru menerima bantuan ataupun insentif sebesar Rp1 miliar, dan kita berada pada peringkat ketiga dalam penanganan sampah di kota Indonesia,” ujar perwakilan Pemkot Ambon.

Namun, pemerintah mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat aparatur bekerja hanya demi mengejar penghargaan.

“Penghargaan itu cuma bonus. Satu miliar itu cuma bonus. Kita melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Di sisi lain, keberhasilan penanganan stunting juga menjadi sorotan. TPPS bersama OPD terkait disebut berhasil meraih capaian terbaik dalam penilaian penanganan stunting.

Pemkot mengakui, kerja lapangan sebenarnya telah dilakukan sejak sebelumnya. Persoalannya, hasil kerja tersebut belum maksimal tercermin dalam penilaian karena sistem pelaporan yang belum berjalan baik.

“Selama ini memang kita sudah bekerja, tetapi kita terkendala dengan penyampaian kerja-kerja kita. Bukan karena kemarin-kemarin kita tidak bekerja, kita bekerja. Tetapi karena kita tidak melakukan pelaporan dengan baik,” jelasnya.

Perbaikan pelaporan kemudian membuat capaian kerja lapangan dapat terdokumentasi dan masuk dalam penilaian.

Pemkot Ambon meminta DLHP, TPPS dan seluruh OPD terkait mempertahankan capaian tersebut. Bagi pemerintah, penghargaan harus menjadi pemicu untuk memperbaiki pelayanan, bukan tujuan akhir dari pekerjaan aparatur. (EM)

Berita terkait

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Festival Literasi Kota Sawahlunto 2026 resmi mengawali rangkaian kegiatan literasi di Perpustakaan Umum Muhammad Yamin, Kecamatan Talawi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober itu mengusung tema “Literasi Menghidupkan Sawahlunto, Kreativitas Menggerakkan Masa Depan.” Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, pelajar, komunitas seni,

Riswan Idris, Rafles
ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam  Transformasi Digital Pemerintahan

ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Jakarta - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026, yang digelar oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan sekretaris daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan

Anggoro AP
Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Bukittinggi-Spektroom : Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Keterpaduan perencanaan, perlindungan kawasan rawan bencana, serta pulihnya layanan dasar masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan penting tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan

Wiza Andrita, Rafles