Trending

Asril SE Dorong Kemandirian Perikanan Sumbar, Ditengah Tingginya Harga Pakan

Asril SE Dorong Kemandirian Perikanan Sumbar, Ditengah Tingginya Harga Pakan
Asril, anggota DPRD Propinsi Sumatra Barat Fraksi Partai Nasdem.(Foto: Dok. Pribadi)

Bukittinggi-Spektroom : Potensi sektor perikanan di Sumatera Barat dinilai sangat besar dan menjanjikan. Namun, tingginya harga pakan ikan masih menjadi tantangan utama yang dihadapi para pembudidaya.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui dukungan nyata pemerintah guna memperkuat kemandirian sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha budidaya.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Asril, menegaskan bahwa upaya mencarikan solusi bagi pembudidaya ikan harus menjadi perhatian bersama.

“Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa peningkatan produksi perikanan di Sumatera Barat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan pembudidaya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, tingginya biaya pakan saat ini menjadi beban berat bagi para pelaku usaha budidaya ikan. Sementara itu, harga jual hasil budidaya masih kerap mengalami ketidakstabilan.

“Hari ini biaya pakan sangat tinggi, sementara harga jual hasil budidaya sering tidak stabil. Jika kondisi ini dibiarkan, maka pembudidaya akan terus berada dalam tekanan ekonomi,” terangnya.

Asril menilai, diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem perikanan yang mandiri, kuat, dan berpihak kepada masyarakat pembudidaya.

Ia juga berharap pemerintah provinsi dapat mengoptimalkan pabrik pakan yang ada di Sumatera Barat, baik pabrik pakan di Rao milik pemerintah pusat maupun pabrik pakan di Kinali milik pemerintah provinsi yang hingga kini belum beroperasi.

Diharapkan pemerintah provinsi dapat mengoptimalkan pabrik pakan yang ada di Sumatera Barat untuk memproduksi pakan dengan harga terjangkau dan tetap memprioritaskan pakan bermutu,” katanya.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pembudidaya juga dinilai penting, terutama dalam pengembangan pakan alternatif yang mampu menjadi substitusi pakan pabrik.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, sektor perikanan Sumbar diyakini mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelaku budidaya ikan.
(Fj.Rt)

Berita terkait

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Pemanfaatan Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Maluku

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Pemanfaatan Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Maluku

Ambon-Spektroom : Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka The Second International Conference on Advanced Sciences and Technology (ICAST) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura, di Lantai 5 Hotel Santika Ambon. Jumat (16/10/2026). Konferensi internasional yang mengusung tema “Integrating Science and Technology for Sustainable and

Eva Moenandar, Julianto
Jawa Tengah Raih Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Nasional

Jawa Tengah Raih Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Nasional

Semarang-Spektroom : Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menrima penghargaan dalam gelaran Indonesia Muslim Friendly Tourism Summit 2026, yang diselenggarakan Bank Indonesia, di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (16/10/2026). Penghargaan diberikan kepada Jawa Tengah sebagai provinsi peringkat kedua nasional destinasi pariwisata ramah muslim nasional dalam

Sigit Budi Riyanto, Julianto