BPK RI Kalbar Mulai Pemeriksaan Keuangan Pemkab Ketapang

BPK RI Kalbar Mulai Pemeriksaan Keuangan Pemkab Ketapang
Wakil bupati Ketapang Jamhuri Amir berbincang dengan Tim BPK yang akan melakukan pemeriksaan di wilayahnya. Foto : Prokopim

Spektroom – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., menerima kunjungan tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka entry meeting pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Ketapang dan menjadi awal pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari sejak 27 Januari 2026.

Entry meeting ini menandai dimulainya tahapan pemeriksaan pendahuluan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pemeriksaan dilaksanakan selama 35 hari dan mencakup pengujian terhadap pencatatan, penyajian, serta pengungkapan laporan keuangan daerah. BPK juga melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan aset daerah serta kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi riil di lapangan.

Wakil Bupati Ketapang menyampaikan Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik kehadiran tim BPK RI Kalbar sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan pembinaan dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemeriksaan ini memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Kabupaten Ketapang siap mendukung kelancaran tugas tim BPK RI, termasuk membuka ruang koordinasi dan menyediakan data serta dokumen yang dibutuhkan,” ujar Jamhuri Amir.

Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang telah diinstruksikan untuk kooperatif dan responsif selama proses pemeriksaan berlangsung. Pemerintah daerah juga berkomitmen menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi yang nantinya disampaikan oleh BPK RI Kalbar.

Pemerintah Kabupaten Ketapang menargetkan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan, capaian opini atas laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan tata kelola administrasi keuangan daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah optimalisasi penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) guna mendukung proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan yang terintegrasi dan akuntabel.

Pemeriksaan oleh BPK RI Kalbar ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan tata kelola keuangan daerah, demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab di Kabupaten Ketapang.

Berita terkait

Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif, Balai POM di Sofifi Gelar Sharing Session dan Pelatihan Bahasa Isyarat

Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif, Balai POM di Sofifi Gelar Sharing Session dan Pelatihan Bahasa Isyarat

Sofifi-Spektroom : Pelayanan publik yang inklusif bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi juga tentang kompetensi petugas untuk memahami dan melayani setiap masyarakat tanpa terkecuali. Semangat tersebut menjadi dasar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara di Sofifi dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui kegiatan Sharing Session Pelayanan Publik Inklusif dan Pelatihan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Muhaimin Iskandar: Pemerintah Tak Boleh Sekadar Jadi Regulator, UMKM Harus Naik Kelas

Muhaimin Iskandar: Pemerintah Tak Boleh Sekadar Jadi Regulator, UMKM Harus Naik Kelas

Batu - Spektroom: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pemerintah tidak boleh hanya berperan sebagai regulator dalam mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pemerintah harus menjadi bagian dari ekosistem yang membuka akses usaha, mulai dari bahan baku, permodalan, teknologi hingga pemasaran. Penegasan itu disampaikan Muhaimin saat meluncurkan Perintis

Buang Supeno
Pemkab Sleman Dorong Penguatan Pendampingan Hukum dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Sleman Dorong Penguatan Pendampingan Hukum dalam Pembangunan Daerah

Sleman – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Sleman mendorong penguatan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman untuk memastikan program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan hukum. Penguatan koordinasi tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan Bupati Sleman Harda Kiswaya dengan Kepala Kejari Sleman Dinar Kripsiaji di Kantor Kejari Sleman, Rabu (26/

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс