Trending

Cegah Pencurian Terulang, Pemkot Surabaya Siapkan Pengamanan Ekstra Traffic Light

Cegah Pencurian Terulang, Pemkot Surabaya Siapkan Pengamanan Ekstra Traffic Light
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo : perangkat penghubung jaringan traffic light dengan sistem kendali Surabaya Intelligent Transport System (SITS) di Jalan Mayjend Sungkono hilang dicuri orang.(Foto : Diskominfo SBY).

Surabaya-Spektroon : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan pengamanan ekstra pada perangkat traffic light di sejumlah persimpangan untuk mengantisipasi pencurian fasilitas pengatur lalu lintas. Langkah ini dilakukan menyusul hilangnya perangkat penghubung jaringan traffic light dengan sistem kendali Surabaya Intelligent Transport System (SITS) di Jalan Mayjend Sungkono.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, perangkat yang hilang telah diganti melalui koordinasi dengan pihak Telkom. Saat ini, sistem kendali traffic light di lokasi tersebut sudah kembali berfungsi normal.

“Alhamdulillah, sudah berfungsi normal. SITS yang berada di Bratang itu sudah bisa berfungsi normal dan bisa dikendalikan,” kata Trio, Selasa (3/11/2026).

Pulihnya koneksi dengan SITS memungkinkan Dishub kembali mengatur durasi lampu lalu lintas berdasarkan kepadatan kendaraan di setiap persimpangan. Jalur yang padat dapat memperoleh waktu lampu hijau lebih panjang, sedangkan jalur yang relatif lengang dapat dipersingkat.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dishub menyiapkan perlindungan fisik tambahan pada boks perangkat, termasuk pemasangan jeruji dan pemindahan panel ke lokasi yang lebih aman.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surabaya, Beta Ramdhani mengatakan, pihaknya masih mengkaji desain pengamanan yang tidak hanya kuat, tetapi juga tetap memperhatikan estetika kota.

Menurutnya, model pelindung seperti kerangkeng yang selama ini digunakan ternyata masih mudah dirusak. Sementara penempatan perangkat di atas tiang juga memiliki kendala, terutama terkait bobot komponen dan kemudahan perawatan.

“Jumlah perangkatnya tidak cuma satu. Kami khawatir justru tiangnya yang tidak kuat. Selain itu, kalau terjadi kerusakan akan lebih sulit dalam perawatannya,” jelas Beta.

Ia menerangkan, kehilangan perangkat di Jalan Mayjend Sungkono diketahui setelah adanya laporan pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Meski lampu lalu lintas tetap menyala, koneksi dengan SITS terputus sehingga pemantauan kondisi lalu lintas secara langsung tidak dapat dilakukan.

Perangkat yang hilang merupakan komponen milik Telkom yang berfungsi menghubungkan jaringan internet pada traffic light dengan sistem SITS. Perbaikan dilakukan hingga sekitar pukul 08.00 WIB dan sistem kembali normal.

Terkait dugaan pencurian, Dishub menyerahkan langkah hukum kepada Telkom sebagai pemilik perangkat. Sementara itu, Pemkot Surabaya memprioritaskan evaluasi dan penguatan pengamanan agar fasilitas pengatur lalu lintas tidak kembali menjadi sasaran pencurian.

Berita terkait

Cegah Tindak Korupsi Berulang, Ahmad Luthfi Terapkan Pengawasan Terintegrasi

Cegah Tindak Korupsi Berulang, Ahmad Luthfi Terapkan Pengawasan Terintegrasi

Semarang-Spektroom : Sebagai upaya mencegah praktik korupsi di lingkungan kerjanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi. Hal itu dilakukan melalui kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas