Trending

Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Oktober 2026 Naik 12,9 Persen

Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Oktober 2026 Naik 12,9 Persen
Penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta selama Oktober 2026 meningkat 12,9 %.(Foto : Humas Daop 6).

Yogyakarta-Spektroom : Jumlah pengguna kereta api jarak jauh di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta selama Oktober 2026 mencapai 1.174.088 pelanggan. Angka tersebut meningkat 12,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.039.811 pelanggan.

Dari total tersebut, sebanyak 582.162 pelanggan berangkat dari stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta, sedangkan 591.926 pelanggan tercatat tiba. Pada Oktober 2025, jumlah pelanggan berangkat sebanyak 515.982 orang dan pelanggan tiba 523.829 orang.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga maupun pariwisata.

Menurut Feni, pertumbuhan pelanggan juga didukung upaya KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta peningkatan fasilitas pelayanan di stasiun maupun selama perjalanan.

“Peningkatan pelanggan KA Jarak Jauh pada Oktober 2026 menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi pilihan masyarakat. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada KAI Daop 6 Yogyakarta,” ujar Feni, Rabu (4/11/2026).

Berdasarkan data KAI Daop 6, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan mobilitas penumpang tertinggi. Sepanjang Oktober, tercatat 276.725 pelanggan berangkat dan 277.445 pelanggan tiba di stasiun tersebut.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Lempuyangan dengan 129.865 pelanggan berangkat dan 129.842 pelanggan tiba. Sementara Stasiun Solo Balapan mencatat 99.768 pelanggan berangkat dan 108.835 pelanggan tiba.

Adapun tiga stasiun lainnya yang masuk enam besar volume keberangkatan adalah Klaten sebanyak 24.453 pelanggan, Purwosari 22.416 pelanggan, dan Wates 12.517 pelanggan.

Untuk kedatangan, Stasiun Klaten mencatat 24.277 pelanggan, Purwosari 23.324 pelanggan, dan Wates 12.787 pelanggan.

Tingginya mobilitas melalui Stasiun Yogyakarta tidak terlepas dari posisi kota tersebut sebagai tujuan wisata, pendidikan, budaya, sekaligus pusat aktivitas ekonomi.

Feni menambahkan, KAI Daop 6 terus mengembangkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI, mulai dari pemesanan tiket hingga memperoleh informasi perjalanan.

“Kami menyadari kepercayaan pelanggan harus terus dijaga. Karena itu, evaluasi dan peningkatan kualitas layanan akan terus dilakukan agar perjalanan semakin aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh pelanggan,” katanya.

Berita terkait

Cegah Pencurian Terulang, Pemkot Surabaya Siapkan Pengamanan Ekstra Traffic Light

Cegah Pencurian Terulang, Pemkot Surabaya Siapkan Pengamanan Ekstra Traffic Light

Surabaya-Spektroon : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan pengamanan ekstra pada perangkat traffic light di sejumlah persimpangan untuk mengantisipasi pencurian fasilitas pengatur lalu lintas. Langkah ini dilakukan menyusul hilangnya perangkat penghubung jaringan traffic light dengan sistem kendali Surabaya Intelligent Transport System (SITS) di Jalan Mayjend Sungkono. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya,

Bian Pamungkas
Cegah Tindak Korupsi Berulang, Ahmad Luthfi Terapkan Pengawasan Terintegrasi

Cegah Tindak Korupsi Berulang, Ahmad Luthfi Terapkan Pengawasan Terintegrasi

Semarang-Spektroom : Sebagai upaya mencegah praktik korupsi di lingkungan kerjanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi. Hal itu dilakukan melalui kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas