Cetak 8 Bidan Baru, STIKES Abdi Persada Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Banjarmasin–Spektroom : Kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak mendapat tambahan delapan bidan baru dari STIKES Abdi Persada Banjarmasin. Mereka resmi dinyatakan lulus dalam yudisium Angkatan XVI Program Studi D-III Kebidanan, Selasa (3/11/2026). Kehadiran lulusan ini diharapkan memperluas jangkauan pelayanan kebidanan sekaligus meningkatkan kualitas pendampingan ibu hamil, persalinan, nifas, dan kesehatan bayi di tengah masyarakat.
Dengan tambahan delapan lulusan tersebut, STIKES Abdi Persada Banjarmasin kini telah menghasilkan 832 alumni D-III Kebidanan. Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi lembaga pendidikan tersebut dalam menyiapkan tenaga kesehatan profesional untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kebidanan, khususnya di Kalimantan Selatan dan berbagai daerah di Indonesia.
Ketua STIKES Abdi Persada Banjarmasin, Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos., M.S., FISDPH, FISPD, menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni penanda berakhirnya pendidikan akademik. Lebih dari itu, momentum tersebut merupakan awal tanggung jawab para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya kepada masyarakat.

Menurut Rosihan, menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, ketekunan, dan kerja keras. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjaga profesionalisme ketika memasuki dunia kerja.
"Meski jumlah lulusan pada angkatan ini relatif sedikit, kualitas seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya jumlah lulusan. Kualitas tenaga kesehatan tercermin dari kompetensi, integritas, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Lellyawaty, SST., M.Keb., dari Bagian Akademik STIKES Abdi Persada menjelaskan, selain delapan lulusan D-III Kebidanan, terdapat delapan lulusan Program Studi Administrasi Rumah Sakit yang telah mengikuti yudisium pada pekan sebelumnya.
Dengan demikian, sebanyak 16 lulusan dari kedua program studi tersebut dijadwalkan mengikuti wisuda pada 5 November 2026.
Lellyawaty mengungkapkan, tingkat kelulusan mahasiswa tahun ini mencapai 93 persen. Angka tersebut sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang pernah mencapai 100 persen.
Meski demikian, capaian tersebut tetap menjadi hasil yang patut disyukuri. Para lulusan diharapkan memiliki bekal pendidikan dan kompetensi untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan mahasiswa dalam mengelola waktu, menyusun rencana kerja, serta menyelesaikan tanggung jawab akademik secara konsisten.
STIKES Abdi Persada Banjarmasin sendiri mengembangkan dua program studi, yakni D-III Kebidanan dan Administrasi Rumah Sakit. Keduanya diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia bidang kesehatan yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan.
Bertambahnya 16 lulusan yang akan diwisuda menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat ketersediaan tenaga profesional. Tantangan berikutnya adalah memastikan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan benar-benar diwujudkan dalam pelayanan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.