Trending

Inflasi Maret 2026 Terkendali Meski Bertepatan Dengan Momen Ramadhan

Inflasi Maret 2026  Terkendali Meski Bertepatan Dengan Momen Ramadhan
Foto Capture YouTube Kemendagri

Bandarlampung - Spektroom: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf ahli Gubernur Lampung Bidang Ekubang Bani Ispriyanto mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Command Centre Lantai II Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Senin (6/4/2025).


Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Dana Alokasi Khusus Non Fisk Bantuan Operasional Kesehatan Pengawasan Obat dan Makanan, serta Evaluasi Pemerintah Deerah dalam Program 3 Juta Rumah, secara luring berlangsung di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri dipimpin oleh Mendagri M. Tito Karnavian.


Dalam pengantarnya Tito Karnavian menyampaikan Untuk inflasi dibulan Maret, dari rilis Badan Pusat Stasistik (BPS),  ada penurunan yang semula di atas 4,7 % menjadi 3,4 %. Hal Itu lebih didorong oleh subsidi tarif listrik Januari-Februari 2025,  menyasar 80 juta pengguna listrik 2.200 Watt. 

audio-thumbnail
Voice Tito Rakor TPID
0:00
/90.228375

Dan ini menjadi acuan untuk menghitung year-on-year tarif listrik pada bulan Januari-Februari tahun 2026.


"Belum pernah kita mengalami deflasi di bawah 0 persen,  yaitu minus 0,09 persen pada bulan Februari 2025. Oleh karena itu, ketika menghitung di bulan Januari, karena tidak ada subsidi, maka kita lihat terjadi lonjakan inflasi 4,76 persen." terang Mendagri.



Sedangkan untuk faktor pemicu, lanjut Tito Karnavian, yang paling tinggi itu adalah perumahan,  air bersih, listrik dan  bahan bakar sebesar 7,24 persen dan penyumbang andilnya adalah 1,08 persen.



Sementara diforum yang sama Kepala BPS  Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan,  pada momen Ramadan dan Idhul Fitri, secara historis terjadi  kenaikan inflasi secara bulan ke bulan.



Di tahun 2026 ini, momen puasa dan lebaran inflasinya tidak setinggi inflasi tahun lalu. Artinya kenaikkan harga tidak setinggi dibandingkan dengan harga pada saat Ramadan dan lebaran di tahun lalu. 



"Yang mampu meredam inflasi di bulan Maret 2026 adalah cabai merah, emas perhiasan, dan diskon tarif angkutan udara serta kenaikan komoditas pangan seperti ikan segar dan  daging ayam ras, BBM,  tarif AKAP dan AKBP LO, kemudian beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, dan daging sapi" katanya merinci.


Lain daripada itu, Adininggar Widyasanti melanjutkan, kelompok transportasi pada masa angkutan lebaran karena tidak ada kebijakan khusus untuk tarif angkutan antar kota, di bulan Maret ini terjadi  kenaikan harga tarif, sehingga secara bulan ke bulan, tarif angkutan antar kota mengalami inflasi sebesar 12,46%. 

Khusus di Provinsi Lampung, capaian inflasi yang rendah menunjukkan efektivitas langkah pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama April 2026 tercatat mengalami penurunan sebesar -0,8 persen, menjadi sinyal positif bahwa harga
harga mulai stabil pasca Lebaran.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penguatan sinergi antarinstansi, pemantauan harga secara berkala, serta intervensi tepat
sasaran terhadap komoditas strategis.

Dengan capaian ini, Lampung tidak hanya menunjukkan ketahanan ekonomi daerah, tetapi juga memberikan harapan bagi masyarakat akan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah momentum Ketidakstabilan geopolitik global yang berdampak terhadap perekonomian nasional.(@Ng).

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno