Dorong PAD, Samsat Rantau Apresiasi ASN Taat Pajak dengan Paket Sembako

Dorong PAD, Samsat Rantau Apresiasi ASN Taat Pajak dengan Paket Sembako
Layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin.(Foto: Humas)

Rantau-Spektroom : Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Rantau membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin.

Dalam kegiatan tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membayar pajak kendaraan bermotor mendapatkan paket sembako sebagai bentuk apresiasi.

Kepala UPPD Samsat Rantau, Hj. Rayna Hendriyani, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran ASN agar taat membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sehingga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapin.

"Kegiatan Samsat Tapin hari ini kami mengikuti Samsat Keliling dalam Apel Hari Kesadaran Nasional. ASN yang membayar pajak kendaraan akan mendapatkan paket sembako. Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak PAD Kabupaten Tapin," ujar Hj. Rayna Hendriyani.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tapin untuk membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan penerimaan daerah.

Hj. Rayna menambahkan, pelayanan pembayaran pajak tidak hanya tersedia di Kantor Samsat maupun saat layanan dibuka di halaman Kantor Setda Tapin, tetapi juga melalui layanan Samsat Keliling yang menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Tapin.

Kepala UPPD Samsat Rantau, Hj. Rayna Hendriyani, bersama Kanit Regident Satlantas Polres Tapin, Iptu H.M. Salahuddin Ariza, saat memberikan keterangan kepada awak media.(Foto: Humas)

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Tapin, Iptu H.M. Salahuddin Ariza, menjelaskan bahwa layanan Samsat Keliling telah dijadwalkan beroperasi di sejumlah kecamatan, di antaranya Tambarangan, Candi Laras, dan Salam Babaris. Dengan jadwal tersebut, seluruh kecamatan di Kabupaten Tapin dapat terlayani dalam kurun waktu satu minggu.

"Samsat Keliling beroperasi di Tambarangan setiap hari Senin, kemudian di Candi Laras dan Salam Babaris. Seluruh wilayah di Kabupaten Tapin dapat terlayani dalam satu minggu," jelas Ariza.

Menurutnya, gerakan ASN taat pajak diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat sehingga kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor semakin meningkat.

"Untuk membangun Banua, khususnya Kabupaten Tapin, kami berharap gerakan ASN ini menjadi teladan bagi masyarakat. Ketaatan membayar pajak dimulai dari ASN sebagai contoh bagi masyarakat," tegasnya.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap budaya taat pajak semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu meningkatkan penerimaan daerah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Berita terkait

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menteri Dody mengatakan kehadiran BKN sangat penting

Nurana Diah Dhayanti
Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Ketua PWI Kalteng, M Zaenal: "setiap pihak tetap menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," Palangkaraya-Spektroom : Dunia jurnalistik terasa tersentak. Bagi banyak insan pers, pernyataan yang dilontarkan advokat nasional Hotman Paris Hutapea dinilai bukan sekadar kritik, tetapi telah menyentuh kehormatan profesi wartawan yang selama ini menjadi salah

Polin