Fokus Evaluasi SAKIP Tahun 2025 Menyangkut Kualitas Individu, Organisasi dan Kualitas Pelaporan Kinerja

Fokus Evaluasi SAKIP Tahun 2025 Menyangkut Kualitas Individu,  Organisasi dan Kualitas Pelaporan Kinerja
Rapat Persiapan evaluasi SAKIP Provinsi Lampung Tahun 2025 (Foto Diskominfotik Lampung)

Spektroom - Rapat evaluasi Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Lampung Tahun 2025 bertujuan membentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja dan akuntabilitas perangkat daerah, serta memantapkan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi evaluasi SAKIP tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada 14 Oktober mendatang.

Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Provinsi Lampung, Sulpakar, pada Rapat Pengarahan Persiapan Evaluasi Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Lampung Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung, Rabu (8/10/2025).

Dalam arahannya, Sulpakar menyampaikan bahwa fokus evaluasi SAKIP tahun 2025 bagi pemerintah daerah meliputi perencanaan yang logis dan selaras, terutama dalam mengatasi isu pengentasan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif.

Sulpakar - Asisten Administrasi Umum Provinsi Lampung (Foto Diskominfotik Lampung).

Selanjutnya program dan inovasi unggulan yang sesuai dengan karakter daerah dan isu strategis daerah, pengukuran kinerja yang akuntabel, dengan penjabaran capaian kinerja, hasil kerja, serta penggunaan anggaran yang mendukung pencapaian tersebut.

"Fokus evaluasi SAKIP tahun 2025 juga menyangkut kualitas individu dan organisasi yang berorientasi pada hasil serta peningkatan kualitas pelaporan kinerja" ujar Sulpakar.

Adapun 10 Perangkat Daerah yang akan memaparkan Evaluasi SAKIP tahun 2025 diantaranya, Bappeda (urusan perencanaan), Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, DPMPTSP (urusan penanaman modal), DKPTPH (urusan pertanian), DKP (urusan perikanan), Dinas Koperasi UMKM, Disperindag (urusan perindustrian), Disnaker (urusan tenaga kerja).

“Saya harap Bapak Ibu benar-benar mempersiapkan dan melaksanakan simulasi paparan, baik untuk sampel dari 10 PD maupun keseluruhan. Kepala PD harus mampu memaparkan materi dengan baik, sesuai dengan data dan kinerja yang telah disiapkan,” pesannya.

Sulpakar menambahkan bahwa komitmen bersama diperlukan agar hasil penilaian SAKIP Provinsi Lampung dapat meningkat dari skor 68,36 pada tahun 2024.

“Ini adalah bentuk kerja keras kita untuk menunjukkan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi Lampung terus mengukir suatu perbaikan-perbaikan di semua sektor dalam rangka kita membangun Provinsi Lampung,” ujarnya.

Diketahui Rapat persiapan Evaluasi SAKIP berhasil merumuskan beberapa poin yakni Perangkat Daerah menyiapkan bahan paparan Evaluasi SAKIP masing-masing, simulasi paparan yang akan dilaksanakan Jumat, 10 Oktober 2025, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dan wajib dihadiri oleh Kepala PD.

Evaluasi SAKIP Provinsi Lampung yang dilaksanakan Selasa, 14 Oktober 2025, oleh Tim Evaluator Kementerian PANRB, di mana Kepala PD wajib melakukan paparan secara langsung.

Disamping itu Kepala PD harus menguasai seluruh aspek paparan, mulai dari perencanaan, pengukuran kinerja, penggunaan anggaran, hingga isu tematik.

"Setelah simulasi, akan dilakukan perbaikan terhadap materi paparan, dengan masukan dari Bappeda, Biro Organisasi, dan Fasilitator Pemda" ujar Sulpakar membacakan rumusan rapat.

Di akhir rapat, Sulpakar menegaskan kembali pentingnya sinergi dan kedisiplinan seluruh perangkat daerah.

"Saya minta kita laksanakan bersama dengan harapan apa yang menjadi pemikiran kita tentang evaluasi SAKIP tahun 2025 yang akan kita sampaikan kepada tim penilaian kinerja kita akan mendapat nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutupnya. (@Ng).

Berita terkait

Sawahlunto Terima Lima Alsintan Pascapanen Kopi dari Kementan, Dorong Produksi “Kopi Arang”

Sawahlunto Terima Lima Alsintan Pascapanen Kopi dari Kementan, Dorong Produksi “Kopi Arang”

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto memperkuat pengembangan komoditas kopi robusta dengan mendorong pengelolaan hasil perkebunan tidak berhenti pada tahap produksi biji kopi, tetapi berlanjut hingga pengolahan dan pengemasan produk siap jual. Komitmen tersebut diwujudkan melalui fasilitasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen kopi dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan)

Riswan Idris, Rafles
Masuk 6 Nomine Terbaik Nasional, Tim Penilai Uji Kinerja Pelayanan Perizinan Pemkab Dharmasraya

Masuk 6 Nomine Terbaik Nasional, Tim Penilai Uji Kinerja Pelayanan Perizinan Pemkab Dharmasraya

Dharmasraya--Spektroom : Kabupaten Dharmasraya masuk dalam jajaran enam nomine terbaik nasional dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Daerah Tahun 2026. Untuk memastikan implementasi di lapangan, Tim Uji Petik Penilaian Kinerja PTSP dan PPB 2026 hadir langsung di Kabupaten Dharmasraya, Selasa (11/8/2026). Kehadiran

Riswan Idris, Rafles
SISSCa 2026 Masuk Tahap Pematangan, Pemko Sawahlunto Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

SISSCa 2026 Masuk Tahap Pematangan, Pemko Sawahlunto Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mematangkan penyelenggaraan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026). Selain menyiapkan rangkaian acara, pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan aspek keamanan, ketertiban, kesiapan wilayah, hingga pelayanan kepada peserta dan wisatawan berjalan optimal. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis SISSCa 2026 yang digelar Dinas Pariwisata,

Riswan Idris, Rafles
ссс