Trending

Gali Potensi PAD dari Parkir, Perlu Dialog dengan Juru Parkir

Gali Potensi PAD dari Parkir, Perlu Dialog dengan Juru Parkir
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani. (Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Surakarta)

Surakarta – Spektroom – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor parkir. Upaya tersebut perlu didukung dengan sosialisasi pajak dan jasa parkir serta dialog antara pemerintah dan para pelaku pengelolaan parkir.

Astrid mengatakan, Surakarta sebagai kota bisnis dengan beragam aktivitas ekonomi memiliki potensi pendapatan dari sektor parkir yang perlu dimaksimalkan. Banyaknya tempat usaha dan kegiatan masyarakat turut menciptakan kebutuhan terhadap layanan parkir.

“Kami mendukung program yang disediakan oleh Pemkot, khususnya sosialisasi terkait pajak dan jasa parkir. Mudah-mudahan ini bisa lebih dipahami sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memaksimalkan potensi PAD dari jasa parkir,” ungkap Astrid dalam rilisnya yang diterima Spektroom, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, optimalisasi pendapatan dari sektor parkir tidak cukup hanya melalui kebijakan pemerintah. Pemahaman dan keterlibatan pengelola maupun juru parkir juga diperlukan agar pelaksanaan aturan di lapangan berjalan dengan baik.

Karena itu, Astrid menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan para pelaku pengelolaan parkir. Melalui dialog, pemerintah dapat menyampaikan kebijakan sekaligus mendengarkan aspirasi serta kendala yang dihadapi pengelola dan juru parkir.

“Diskusi ini dua arah, pemerintah dan aspirasi dari para pengelola parkir, dari juru parkir yang sudah ada. Dengan adanya sosialisasi, harapannya bisa menjadi satu pemahaman bagi Pemerintah Kota Surakarta terkait pajak dan jasa parkir,” jelasnya.

Ia berharap sosialisasi dan dialog tersebut dapat membangun kesamaan pemahaman mengenai pajak dan jasa parkir, sekaligus mendorong pengelolaan parkir di Surakarta menjadi lebih tertata.

Astrid juga mengapresiasi ruang dialog yang mempertemukan pemerintah dengan pengelola dan juru parkir.

“Sinergi seluruh pihak diperlukan agar potensi pendapatan dari sektor parkir dapat memberikan kontribusi optimal bagi PAD,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang semakin baik, pendapatan daerah dari sektor parkir diharapkan dapat mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Surakarta.

Berita terkait

Sebanyak 280 Peserta, Mengikuti Jambore Pemuda Jateng, Wadah Asah Kreativitas dan Bakat

Sebanyak 280 Peserta, Mengikuti Jambore Pemuda Jateng, Wadah Asah Kreativitas dan Bakat

Semarang-Spektroom : Sebanyak 280 pemuda utusan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti Jambore Pemuda 2026 di kota Surakarta. Jambore yang berlangsung mulai senin 19 - 22 Oktober 2026 bertujuan menunjukkan bakat, mengasah kreatifitas sekaligus meningkatkan daya saing diantara mereka. Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: Gaji dan Uang Pensiun ASN Harus Aman, Koperasi Bukan Sekadar Alternatif Bank

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: Gaji dan Uang Pensiun ASN Harus Aman, Koperasi Bukan Sekadar Alternatif Bank

Makassar - Spektroom: Keamanan penyaluran gaji aparatur sipil negara (ASN) dan uang pensiun tidak semestinya hanya ditentukan oleh status kepemilikan bank. Kesehatan keuangan, tata kelola, keamanan transaksi, perlindungan nasabah, dan kemudahan akses justru menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan pemerintah. Pandangan tersebut menjadi sorotan dalam analisis Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin, Guru

Yahya Patta, Buang Supeno