Trending

Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia Sosial

Generasi Muda Diminta Bijak Bermedia Sosial
Kepala Infokom dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, pada rapat paripurna DPRD Kota Ambon, Sabtu (13/9/2025).

Spektroom - Penggunaan Media sosial saat ini sangat diminati semua kalangan, baik orang tua, anak2 maupun generasi muda, sehingga ini menjadi perhatian serius, karena ada yang salah dipergunakan.

Kepala Dinas Infokom dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan dalam menggunakan media sosial.

Ia menegaskan, ruang digital harus diisi dengan sikap bijak karena setiap unggahan berpotensi menyinggung orang lain dan bisa berhadapan dengan hukum.

“Pemerintah punya kewajiban memberikan literasi digital kepada masyarakat. Edukasi ini penting supaya orang tahu bagaimana bermedia sosial dengan bijak,” ujar Lekransy.

Dirinya juga menyoroti dominasi generasi milenial dan gen Z yang kini mencapai lebih dari 80 persen pengguna aktif media sosial.

“Mereka adalah penyumbang terbesar penetrasi internet di Indonesia yang sudah tembus 79 persen. Karena itu, anak muda harus menjadi contoh dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat,” ujar Lekransy.

Menurutnya, media sosial harus menjadi ruang yang bermanfaat, bukan arena menyebarkan hoaks dan kebencian. Tapi baiknya digunakan dengan benar. (EM)

Berita terkait

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno
Kejari Barsel Ajak Warga Waspadai Hoaks Pemicu Konflik SARA

Kejari Barsel Ajak Warga Waspadai Hoaks Pemicu Konflik SARA

Buntok-Spektroom: Penyebaran hoaks dan konten provokatif di media sosial berpotensi memicu konflik sosial dan perpecahan antarumat beragama. Karena itu, masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diajak meningkatkan kewaspadaan dengan memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM)

Polin, Buang Supeno