Gubernur Mahyeldi Larang Pertemuan Tertutup ASN Berlainan Jenis di Ruangan

Gubernur Mahyeldi Larang Pertemuan Tertutup ASN Berlainan Jenis di Ruangan
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Biro Adpim)

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menerbitkan Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2026 tentang Penegakan Disiplin dan Etika ASN. Salah satu poin tegas dalam edaran itu adalah larangan pertemuan hanya dua orang ASN berlainan jenis di ruangan tertutup.

Mahyeldi menegaskan aturan ini dibuat untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan nama baik ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

“Setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara profesional, terbuka dan patut. Kita ingin mencegah munculnya potensi pelanggaran sekaligus menghindari persepsi negatif yang dapat merugikan ASN maupun institusi pemerintah,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (7/9/2026).

Dalam edaran tersebut, ASN diwajibkan menaati peraturan perundang-undangan serta menjaga kode etik dan kode perilaku. Jika tugas kedinasan mengharuskan pertemuan berlainan jenis, maka harus didampingi minimal satu ASN lain atau pihak terkait.

Kepala OPD diminta menjadi teladan sekaligus memperkuat pengawasan dan pembinaan di lingkungan kerjanya.

“Kita berharap seluruh pimpinan perangkat daerah dapat menjadi teladan dalam penerapan disiplin dan etika. Pengawasan harus berjalan, tetapi yang lebih penting adalah membangun kesadaran bersama bahwa integritas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalitas ASN,” kata Mahyeldi.

Gubernur juga menegaskan pelanggaran disiplin, kode etik, dan kode perilaku ASN akan ditindak sesuai aturan yang berlaku, mulai dari pembinaan hingga pemberian sanksi.

Menurutnya, penegakan disiplin bukan hanya untuk menghukum, tetapi untuk pencegahan dan pembinaan agar ASN memahami batasan kepatutan dalam bertugas.

“Kepercayaan masyarakat harus kita jaga. Karena itu, mari kita laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas dan kehormatan sebagai ASN,” pungkasnya.

Berita terkait

Prof Dr Mahfud Soroti Antrean BBM: Jangan Bebankan Masalah Distribusi kepada Rakyat

Prof Dr Mahfud Soroti Antrean BBM: Jangan Bebankan Masalah Distribusi kepada Rakyat

Makassar-Spektroom: Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI), Prof. Dr. Mahfud Nur Najamuddin, meminta pemerintah tidak membebankan persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat. Menurut Mahfud, antrean panjang di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan merupakan tanda bahwa terdapat persoalan yang perlu dibenahi dalam tata kelola

Yahya Patta, Buang Supeno
Pertamina Atur Distribusi Pertalite agar Kebutuhan Warga Tetap Terpenuhi Tanpa Mengantri

Pertamina Atur Distribusi Pertalite agar Kebutuhan Warga Tetap Terpenuhi Tanpa Mengantri

Lumajang-Spektroom : Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan penyaluran Pertalite terus diperkuat, sementara pengisian kembali stok di SPBU mulai dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penguatan pasokan dilakukan setelah antrean BBM terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang, dan sekitarnya pada Sabtu (5/9/2026) hingga hari ini. Kondisi tersebut dipengaruhi gangguan distribusi

Julianto
ISPU Sumbar Sangat Tidak Sehat, Gubernur Perintahkan Pemda Bertindak Cepat

ISPU Sumbar Sangat Tidak Sehat, Gubernur Perintahkan Pemda Bertindak Cepat

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memerintahkan seluruh pemerintah kabupaten/kota memperkuat pemantauan kualitas udara dan menyiapkan perlindungan bagi masyarakat. Perintah tersebut dikeluarkan menyusul hasil Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) parameter PM2,5 yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat. Arahan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Sumbar Nomor 660/975/

Diah Utami, Rafles