Gubernur Mirza : Pentingnya Kolaborasi Antara Pemprov Lampung dan BPKP Dalam Perkuat Efektivitas Program Pembangunan

Gubernur Mirza : Pentingnya Kolaborasi Antara Pemprov Lampung dan BPKP Dalam Perkuat Efektivitas Program Pembangunan
Gubernur Lampung Mirza (Kiri) - Kepala BPKP Perwakilan Lampung Agus Setiawan (Kanan) Foto : Diskominfo Tubaba

Spektroom - Bupati Tulang Bawang Barat Ir. Novriwan Jaya, S.P Menghadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung Agus Setiawan, berlangsung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung. Senin, (27/10/2025).

Bupati Tubaba Novriwan Jaya (Paling Kiri) Foto: Diskominfo Tubaba

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya usai mengukuhkan Agus Setiawan, sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, menyatakan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Lampung dan BPKP dalam memperkuat efektivitas program pembangunan dan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“BPKP adalah mitra strategis pemerintah. Melalui pengawasan yang profesional, BPKP membantu memastikan setiap kebijakan berjalan tepat arah, efisien, dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.


Gubernur juga berharap BPKP dapat terus mendukung Pemprov Lampung dalam memperkuat sistem pengendalian intern, manajemen risiko, serta pencegahan penyimpangan sejak tahap perencanaan.


“Kami ingin pembangunan Lampung berjalan lebih bersih, cepat, dan akuntabel. Dengan pendampingan BPKP, kami yakin tata kelola pemerintahan akan semakin baik dan dipercaya masyarakat,” ucapnya.


Ditempat yang sama Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan, Aryanto Wibowo, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin baik dengan BPKP.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan tugas pengawasan kami. Semoga Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur semakin maju, berkembang, dan sejahtera,” ujarnya.


Dalam agenda prioritas pengawasan yang ditetapkan oleh Kepala BPKP setiap tahun, lanjut, Aryanto Wibowo Hasil pengawasan BPKP menunjukkan urgensi kemandirian pemerintah daerah dalam arti yang nyata sebagai jawaban atas keterbatasan ruang fiskal daerah untuk mencapai efektivitas pembangunan berbagai sektor dan beberapa tantangan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan kemandirian daerah.

"Terkait mengenai optimalisasi pendapatan asli daerah. Kami melihat bahwa pemerintah daerah masih dapat meningkatkan PAD sebesar 22%" tandasnya.

audio-thumbnail
Voice Aryanto BPKP
0:00
/49.76

“Kami berharap kepala perwakilan yang baru dapat diterima sebagai mitra strategis dan dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan kerja sama yang telah berjalan baik selama ini,” kata dia.


Aryanto menjelaskan BPKP sebagai auditor internal pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden memiliki peran penting dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan nasional.


"kami mendorong efektivitas belanja daerah agar lebih efisien dan tepat sasaran, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan dan memperkuat sistem pengendalian intern dan tata kelola pemerintahan untuk mencegah kecurangan serta mendukung penyelenggaraan pembangunan yang transparan dan akuntabel," ujarnya.

Agus Setyawan dilantik sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPKP RI Nomor KP.01.03/KEP-400/K/SU/2025 tanggal 19 September 2025 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan BPKP.(@Ng).

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс