Trending

Hadapi Puasa, Idhul Fitri dan Imlek, Bapanas Pastikan Stok Pangan Sangat Mencukupi

Hadapi Puasa, Idhul Fitri dan Imlek, Bapanas Pastikan Stok Pangan Sangat Mencukupi
Foto Capture YouTube Kemendagri

Spektroom - Tim Pengendalian Inivlasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum & Politik Ahmad Saifullah, bersama Anggota Forkopimda serta beberapa kepala OPD terkait, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, secara Virtual Meeting dari ruang Command Centre (Pusat Kendali Data) Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (9/2/2026).

Sementara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 yang dirangkai dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, dipimpin Mendagri Tito Karnavian berlangsung secara luring di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat.

Dalam pengantarnya Tito Karnavian mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan IV tahun 2025 (year on year) berada di angka 5,11 dan  angka inflasi diangka 3,55 persen. 

audio-thumbnail
Voice Tito Inivlasi
0:00
/109.254

Angka tersebut, lanjut Mendagri l, naik dari sebelumnya yang 2,92 persen dan keluar dari target pemerintah yang menjaga inflasi di angka 2,5 persen plus minus 1 persen. 


"Artinya 1,5 persen sampai dengan 3,5 persen Itu target nasional. Saya mungkin harus ulangi lagi bahwa negara kita adalah negara konsumen sekaligus negara produsen, ada petani, ada nelayan, ada pabrik-pabrik yang menghasilkan produk. Sehingga kita harus menjaga keseimbangan, menyenangkan konsumen dan juga menyenangkan produsen.


Tito melanjutkan, apabila angkanya di bawah 1,5 persen maka itu akan menyenangkan konsumen karena harga-harga murah. Namun sebaliknya  akan menyulitkan produsen, petani, nelayan, pabrik-pabrik dan lain-lain karena harganya terlalu murah. 

"Bisa-bisa ongkos operasional mereka tidak bisa ditutupi" tandasnya.

Diforum yang sama Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, dalam paparannya menyampaikan menghadapi bulan suci Ramadhan dan hari raya Idhul Fitri serta Imlek sesuai catatan proyeksi neraca pangan  Bapanas, baik produksi maupun stoknya sangat mencukupi, seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, daging sapi, daging ayam ras, telur, dan lain-lain sebagainya,

Foto Capture YouTube Kemendagri

"Kalau kita melihat Proyeksi Neraca pangan yang dimiliki oleh Badan Pangan Nasional, tentu kita yakin bahwa produksi kita bagus, kemudian stok kita bagus, dalam rangka menghadapi bulan Puasa, Idul Fitri, termasuk hari raya Imlek, beras, kemudian bawang merah, bawang putih, kemudian cabai, daging sapi, daging ayam ras, telur, dan lain-lain sebagainya, secara prinsip ini sangat mencukupi" kata I Gusti Ketut Astawa merinci.


Menurutnya, Bapanas juga sudah membentuk Satgas Saber Pelanggaran Pangan, sebagai bentuk intervensi Pamungkas terkait pengawasan. Selain intervensi gerakan pangan murah, fasilitasi distribusi, kemudian Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan bantuan pangan. 


"Ini adalah intervensi dalam rangka pengawasan yang dilakukan oleh seluruh stakeholder, di mana melibatkan Polri dan  Kemendagri sebagai pengarah Kemudian dari Kemenko bidang pangan Kementan, Kemendag, juga  Gubernur, dan Bupati /Walikota sebagai pengarah diwilayahnya yang masing-masing" terangnya mengakhiri paparan.(@Ng).

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambin-Spektroom: Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang - Spektroom.co.id : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi

Buang Supeno
GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno