Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030
Ambon-Spektroom : Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku 2026 di Negeri Rutong, Selasa (3/11/2026).
Reza mengaku terharu dan bangga atas prestasi serta kepercayaan yang diberikan kepada Negeri Rutong untuk mewakili Kota Ambon dalam penilaian tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi menjadi kesempatan meningkatkan kualitas kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Negeri Rutong dalam melakukan pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat bukan karena lomba ini. Memang itu sudah menjadi bagian dari upaya kami untuk menciptakan kesejahteraan, meningkatkan kualitas kesehatan, kecerdasan masyarakat, dan berbagai aspek kehidupan lainnya,” ungkap Reza.
Untuk periode 2027–2030, ia menyiapkan tiga prioritas penguatan PKK, yakni pembinaan hubungan suami istri, peningkatan kualitas pengasuhan dan pendidikan anak (parenting), serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Dari anggaran PKK yang saat ini mencapai Rp10 juta, pemerintah negeri juga mempertimbangkan alokasi sekitar seperempat hingga sepertiga untuk mendukung program pemberdayaan keluarga.
Reza menilai, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, dan dukungan anggaran dapat menjadikan PKK sebagai salah satu penggerak pembangunan manusia di tingkat negeri.
“Kalau institusi PKK ini kita kuatkan, kita mampukan mereka, serta bekali dengan dana dan program yang lebih strategis, ini bisa mempercepat pembangunan manusia, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap prestasi dalam lomba tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan dan menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.(EM)