Trending

Hari Pertama Lampung Financial Festival 2026, Gubernur Mirza Sampaikan Welcoming Remarks

Hari Pertama Lampung Financial Festival 2026, Gubernur Mirza Sampaikan Welcoming Remarks
Anggito Abimanyu - Ketua Dewan Komisioner LPS (Foto Capture YouTube LPS_IDIC Official).

Bandarlampung - Spektroom: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) siap menggelar Lampung Financial Festival 2026 selama dua hari pada 5-6 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat tentang keuangan dan penjaminan simpanan.

Dipilihnya Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan festival bukan tanpa alasan, mengingat tingkat literasi penjaminan simpanan masyarakat Lampung masih berada di bawah rata-rata nasional.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu menyatakan, pemahaman masyarakat Lampung mengenai lembaga yang menjamin simpanan di bank masih rendah dan dibawah nasional.

Berdasarkan survei yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi masyarakat terhadap penjaminan simpanan secara nasional berada di angka 62,5 persen. Sedangkan di Lampung 58,8 persen.

"Merujuk data itu, sekitar enam dari 10 orang sudah memahami bahwa uang yang mereka simpan di bank memiliki mekanisme penjaminan. Namun, ketika ditanya mengenai pengetahuan spesifik terhadap LPS, angkanya masih lebih rendah, yakni sekitar 46 persen," jelas Anggito, Jumat (4/9/2026).

Melalui akun YouTube LPS_IDIC Official Anggito mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian karena Lampung memiliki jumlah penduduk yang besar dan secara geografis relatif dekat dengan Jakarta. Namun, tingkat literasi penjaminan simpanannya justru belum setinggi yang diharapkan.

Menariknya, pada acara ini akan menampilkan sejumlah kegiatan menarik, mulai dari inspirational talks, educational class, konser musik, hingga stand up comedy.

Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia, Wahyu Daniel menyampaikan, pada hari pertama, 5 September 2026 acara ini akan dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, dan Rektor UNILA, Lusmeilia Afriani serta dilanjutkan dengan welcoming remarks dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Kemudian pada pukul 09.50 - 10.30 dihadirkan juga sesi DPR menyapa oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan dan sesi one on one bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk menginspirasi anak muda di kota asalnya dari Lampung.

"Setelah itu, ada pula sesi inspirational talks bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad dan Direktur Utama dan Co Founder RANS Entertainment, Nagita Slavina pukul 13.00 - 14.00. Keduanya akan membagi tips dan kisah sukses kepada generasi muda" ujarnnya.

Pada sesi siangnya, terus dia, Lampung Financial Festival 2026 juga menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta serta Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino.

Sorenya, acara juga dilanjutkan dengan sesi Business Talk Let's Talk Gold dengan Chief Marketing Officer Raja Emas Indonesia, M. Rahmat pada pukul 15.00 - 16.00. Kemudian berlanjut sesi Inspirational Talks bersama Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung pukul 16.00 - 17.00 dan sesi Educational Class pukul 17.00 - 18.00.

"Adapun hari pertama Lampung Financial Festival 2026 akan ditutup Music Performance oleh Charly Setia Band" pungkasnya (@Ng).

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambin-Spektroom: Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang-Spektroom : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi pribadi, politik,

Buang Supeno
GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno