Trending

IPH Naik Signifikan, Tomsi Tohir Tekankan TPID Harus Usut Tuntas dan Cari Penyebabnya

IPH Naik Signifikan, Tomsi Tohir Tekankan TPID Harus Usut Tuntas dan Cari Penyebabnya
Sumber Capture YouTube Kemendagri

Spektroom - Tim Pengendalian Inivlasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang Bani Ispriyanto, bersama Anggota Forkopimda serta beberapa kepala OPD terkait, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah (Rakor TPID), Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (23/2/2026).

Sementara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal Serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Progran 3 Juta Rumah, berlangsung secara luring di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir.

Dalam pengantarnya Tomsi Tohir meminta setiap daerah meninjau “rapor” inflasinya. Namun demikian dia memahami kenaikan harga di wilayah terdampak bencana karena pasar rusak dan distribusi terhambat. Namun, sebagian besar daerah kini sudah pulih.

Data Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan kenaikan signifikan di Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Menurut Tomsi, pola kenaikan harga dapat mengungkap sumber persoalan. Jika daerah yang berdekatan sama-sama mencatat inflasi tinggi, gangguan distribusi atau stok kemungkinan menjadi penyebab. Namun, jika hanya satu daerah melonjak, pemerintah daerah harus mengusutnya lebih serius.

“Kalau satu kabupaten naik sendiri sementara kiri-kanannya tidak, ini patut dicurigai. Bisa jadi TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) tidak aktif dan tidak mencari akar masalah. Atau memang ada permainan pedagang lokal sehingga harga mudah digerakkan,” ujarnya.

Sementara Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) RI Ateng Hartono dalam paparannya menerangkan di minggu ketiga bulan Februari sampai dengan tanggal 20 Februari ini, ada 230 Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

audio-thumbnail
Voice Ateng Hartono BPS
0:00
/62.080875

"Jika dibandingkan dengan minggu yang lalu ada di angka 199 Kabupaten/Kota, artinya mengalami peningkatan. Bahkan jika dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya grafiknya selalu mengalami peningkatan jumlah kabupaten kota yang mengalami peningkatan IPH nya." urai Ateng Hartono.

Menurut Ateng Hartono, kenaikan IPH komoditi utama terutama daging ayam ras dan daging sapi, hampir banyak terjadi di beberapa daerah di Indonesia

Diforum yang sama, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.Si menjelaskan terkait dengan komoditas cabai, untuk produksi cabai rawit merah ada dilebih 21 kabupaten kota yang sudah mulai panen.

"Di bulan Februari ini di beberapa Kabupaten cabai rawit merah nya melimpah, karena ada kenaikan panen cabai rawit, Yaitu Cianjur, Kabupaten Bandung, Garut di Jawa Barat serta Wonosobo, Magelang dan Temanggung, di Jawa Tengah selanjutnya Blitar dan Kediri di Jawa Timur" rincinya.

Agung Sunusi menyarankan daerah yang mengalami kenaikan IPH agar melakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD), sedangkan khusus untuk Lombok Timur ada permasalahan yang mendasar yang menjadi aset kegiatan historical di sana, di mana tiga hari sebelum puasa itu tidak ada aktivitas pemetikan.

"Dan mudah-mudahan insya Allah di satu minggu setelah puasa ini sudah normal kembali. Itu yang kami komunikasi dengan champion" harap Agung Sunusi mengakhiri paparanya (@Ng).

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno