Kapolresta Ambon Ajak Warga Rutong Jaga Persaudaraan, Miras dan Narkoba Jadi Ancaman Generasi Muda
Ambon Spektroom: Keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran polisi. Persaudaraan, kepedulian, dan kesadaran masyarakat justru menjadi benteng pertama untuk mencegah konflik dan menjaga ketertiban.
Pesan ini disampaikan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho, saat mengunjungi Jemaat GPM Rutong melalui program Minggu Kasih dan Safari Kamtibmas di Gedung Gereja Zebaoth, Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Minggu (8/11/2026).
Dihadapan jemaat, Andrias mengajak masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat hubungan persaudaraan agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi konflik sosial.
Menurutnya, situasi yang aman dan damai hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut mengambil bagian. Warga diminta tidak mudah terpancing emosi, menjaga perkataan maupun tindakan, serta mengutamakan komunikasi ketika menghadapi persoalan.
Kapolresta juga mengapresiasi masyarakat Negeri Rutong, yang selama ini mampu mempertahankan keharmonisan lingkungan melalui nilai persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi.
Perhatian khusus diberikan kepada generasi muda. Andrias mengingatkan bahaya penyalahgunaan minuman keras (miras) dan narkoba yang tidak hanya merusak masa depan anak muda, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga diminta saling mengingatkan serta membangun lingkungan yang sehat bagi generasi penerus.
"Jangan sampai persoalan hari ini menjadi permusuhan yang diwariskan kepada generasi berikutnya," menjadi pesan penting dalam ajakan Kapolresta tersebut.
Kegiatan yang juga dihadiri Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, dan Kabag Logistik Polresta Ambon AKP Johan Anakotta diawali dengan ibadah Minggu yang dipimpin Pendeta Emeritus Ny. P. A. Tentua.
Melalui Minggu Kasih dan Safari Kamtibmas, Polresta Ambon berupaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Sebab, menjaga Ambon tetap aman bukan pekerjaan polisi semata. Persaudaraan yang dirawat bersama menjadi kunci agar kehidupan orang basudara tetap terjaga.
"Melalui Minggu Kasih, Polri ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, saling menghormati, memperkuat toleransi, dan bersama-sama memelihara keamanan lingkungan," ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan langkah preventif kepolisian melalui sambang dan silaturahmi langsung ke rumah ibadah.
Dengan komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis, diharapkan berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.
Kapolres juga mengimbau agar tidak mengabaikan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
"Informasi yang diketahui diharapkan segera disampaikan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum" tandasnya.(EM)