Trending

Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional

Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
Menkop saat raker dengan komisi VI ( Humas Kemenkop)

Jakarta -  Spektroom : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI untuk membahas terkait penyesuaian anggaran kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop), progres RUU Perkoperasian dan isu-isu strategis lainnya terutama terkait dengan update Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menkop Ferry mengapresiasi dukungan dari seluruh anggota Komisi VI DPR RI kepada Kemenkop sehingga di tahun 2027 mendapat tambahan anggaran. Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengoptimalkan pendampingan bagi program KDKMP dan juga koperasi eksisting.

"Tambahan anggaran ini akan kita gunakan untuk mendukung proses verifikasi dan validasi (verval) KDKMP, kami juga akan terus memberikan pendampingan kepada koperasi-koperasi eksisting,” ujar Menkop Ferry dalam Raker tersebut.

Sementara terkait dengan progres RUU Perkoperasian, Menkop Ferry menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan mengakomodir berbagai masukan dari berbagai pihak dan telah dimasukkan di dalam DIM (Daftar Inventarisasi Masalah).

Raker komisi VI dengan menkop ( Humas Kemenkop)

"DIM yang belum diakomodir menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut. Harapannya bisa diakomodir di RUU perkoperasian yang baru nanti termasuk juga adanya LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) bagi koperasi," kata Menkop.

Menkop juga menegaskan menunggu regulasi yang ditetapkan berupa Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola dan operasionalisasi KDKMP. "Jumlah manajer KDKMP yang sudah direkrut dan dilatih mencapai 28.626 orang. Surat Keputusan (SK) pengangkatan akan diterbitkan dalam 1–2 hari setelah Perpres tata kelola keluar,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses verval terhadap 17.228 bangunan fisik dan gerai KDKMP sedang berlangsung. Verval ini diperlukan sebagai bagian dari proses operasionalisasi KDKMP.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menyoroti pentingnya penguatan koperasi sebagai badan usaha modern dan inklusif. Meski penambahan anggaran sedikit, ia berharap Kemenkop dapat memaksimalkan dukungan dan pendampingan kepada koperasi eksisting ataupun KDKMP yang menjadi program prioritas nasional agar dapat berkembang dengan baik.

"Koperasi harus mampu menyediakan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan masyarkat. Kemenkop punya tugas melakukan pembinaan, pendampingan supaya tata kelolanya lebih baik," katanya.

Berita terkait

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Sawahlunto–Spekroom: Struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2027 mendapat sorotan kritis Fraksi PAN-PKB DPRD. Fraksi ini menilai komposisi belanja daerah masih belum ideal karena didominasi belanja pegawai, sementara alokasi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik relatif kecil. Dalam pandangan umum terhadap Nota Keuangan

Riswan Idris, Bian Pamungkas
42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

Landak – Spektroom : Upaya mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui penyediaan fasilitas sanitasi layak. Di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan pembangunan 42 jamban sehat bagi warga Desa Ringgo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu. Bantuan material jamban atau WC tersebut disalurkan PT Tebar Tandan

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

Hulu Sungai Tengah-Kalsel–Spektroom : Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kini resmi rampung 100 persen. Kehadiran jembatan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat karena diharapkan semakin memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Junaidi, Bian Pamungkas