Kwarwil GKHW Kalimantan Selatan Sampaikan Sejumlah Masukan Strategis
Metro - Spektroom : Dalam rangkaian kegiatan Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) Tahun 2026, yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung, 8-10 Oktober 2026, utusan Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kalimantan Selatan menyampaikan sejumlah masukan strategis.
Masukan itu untuk mendorong kemajuan organisasi, memperkuat sistem kaderisasi, serta meningkatkan kualitas program dan tata kelola GKHW di tingkat Nasional.
Masukan tersebut disampaikan dalam rapat komisi yang membahas tiga bidang penting, yaitu organisasi, program, dan kaderisasi. Ketiga bidang ini dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan agar semakin maju, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi muda serta tantangan zaman.
Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Kalimantan Selatan Ramanda Bahrudin AR, SE., MM., CHt., yang mengikuti Komisi III Bidang Kaderisasi, menyampaikan pandangan mengenai pentingnya membangun sistem kaderisasi dewasa yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan di lingkungan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
"Kaderisasi tidak boleh hanya dipahami sebagai kegiatan pelatihan atau pemenuhan persyaratan administratif semata. Lebih dari itu, kaderisasi merupakan proses pembentukan manusia yang memiliki integritas, berakhlak Islami, memahami ideologi Muhammadiyah, menguasai kompetensi kepanduan, serta mampu menjalankan amanah pendidikan dan kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab" ujarnya, Sabtu (10/10/2026)
Menurutnya, kaderisasi harus menjadi investasi strategis organisasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan Hizbul Wathan pada masa mendatang.
Oleh karena itu, dirinya mendorong Kwartir Pusat GKHW untuk menyusun sistem kaderisasi yang terencana, berjenjang, berkelanjutan, dan terukur. Sistem tersebut perlu mengintegrasikan pendidikan nilai, pelatihan berbasis kompetensi, praktik lapangan, pendampingan, evaluasi, serta regenerasi kepemimpinan.
Ramanda Bahrudin AR juga menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan mengikuti kaderisasi, pendampingan setelah pelatihan, dukungan pendanaan, serta evaluasi terhadap penerapan kompetensi kader di tingkat qabilah dan kwartir.
Baharudin berharap kader yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan tidak berhenti pada penerimaan sertifikat, tetapi mampu menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pembinaan, memperkuat organisasi, memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjaga keberlanjutan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan
Sementara itu, Sekretaris Kwarwil GKHW Kalimantan Selatan Ramanda Agus Syukron, M.Pd, pada forum tersebut, menyampaikan sejumlah masukan yang berfokus pada penguatan kelembagaan, penyempurnaan pedoman organisasi, serta revitalisasi tata kelola Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
Salah satu usulan yang disampaikan adalah perlunya revitalisasi tata kelola organisasi berbasis digital. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas administrasi, memperkuat koordinasi, mempercepat penyampaian informasi, serta mendukung tertib organisasi di seluruh tingkatan kwartir.
Selain itu, Agus Syukron menyampaikan pentingnya penyusunan dan penyempurnaan pedoman kepanduan, antara lain, Pedoman Pandu Penuntun dan Pandu Tunas Athfal, sebagai acuan pembinaan yang lebih terarah sesuai karakteristik dan jenjang kepanduan.
Kemudian penguatan dan konsolidasi organisasi di semua tingkatan, guna meningkatkan koordinasi, menyamakan arah gerakan, dan memperkuat pelaksanaan program.
Selanjutnya penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk mendukung pengembangan pendidikan kepanduan dan memperluas sinergi kelembagaan.
Kwarwil GKHW Kalimantan Selatan berharap setiap masukan yang disampaikan dalam forum tersebut dapat dikaji secara konstruktif dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme organisasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi pengembangan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di seluruh Indonesia*****