Lomba Agustusan DPRD Depok, Momentum Pererat Kebersamaan dan Teguhkan Komitmen untuk Rakyat
Wakil Ketua DPRD Depok Hj Yeti Wulandari lomba17-an mencairkan suasana kebersamaan
Depok-Spektroom : Suasana berbeda terlihat di lingkungan DPRD Kota Depok, Di tengah padatnya aktivitas pembahasan anggaran, para anggota legislatif sejenak meninggalkan suasana rapat yang serius untuk mengikuti aneka lomba dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Jum'at Sore (14/08/2026).
Beragam permainan yang menguji kecepatan, kekompakan, hingga kerja sama tim mewarnai lomba Agustusan tersebut. Uniknya, nama-nama tim yang bertanding juga mengangkat sejumlah program dan isu yang menjadi bagian dari pembahasan DPRD, seperti Tim Pokir, UHC, Sekolah Rakyat, dan sejumlah nama lainnya.
Suasana pun berlangsung meriah,para anggota DPRD yang sehari-hari kerap berbeda pandangan dalam rapat dan pembahasan kebijakan, kali ini terlihat membaur, saling mendukung, dan tertawa bersama.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, yang juga menjadi salah satu penggagas kegiatan, mengatakan lomba tersebut tidak sekadar untuk memeriahkan HUT RI ke-81. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun harmonisasi di internal DPRD.
“Walaupun kami berbeda latar belakang partai, berbeda bendera dan berbeda daerah pemilihan, tetapi untuk tujuan kemasyarakatan di Kota Depok kita bersatu,” ujarnya.
Menurut Yeti, perbedaan pandangan merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam proses politik dan pembahasan kebijakan, namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan tujuan utama DPRD, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia menilai kegiatan sederhana seperti lomba Agustusan justru dapat menjadi ruang untuk memperlihatkan bahwa perbedaan politik tidak selalu harus melahirkan sekat.
“Walaupun berbeda pandangan terkadang, ini menjadi salah satu harmonisasi yang sangat indah di DPRD Kota Depok untuk mensejahterakan masyarakat,” katanya.
Momentum kebersamaan tersebut menjadi semakin relevan karena DPRD Kota Depok tengah disibukkan dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Yeti mengungkapkan, pembahasan anggaran bahkan berlangsung sejak pagi hingga dini hari. Dalam kondisi seperti itu, perdebatan dan perbedaan pendapat menjadi bagian dari proses pembahasan. Namun, menurutnya, seluruh anggota memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan anggaran pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Kadang pembahasan anggaran itu alot, riuh dan penuh perdebatan. Tetapi di sini kita sama-sama menyadari bahwa tujuan kita sama, yaitu bagaimana anggaran ini bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebut kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan penguatan perekonomian menjadi perhatian dalam pembahasan APBD 2027. Bahkan, nama-nama tim dalam lomba Agustusan sengaja dikaitkan dengan program yang tengah menjadi perhatian legislatif. (wis).