Trending

Maluku Garda Terdepan, Episentrum, Dan Laboratorium Hidup

Maluku Garda Terdepan, Episentrum, Dan Laboratorium Hidup

Spektroom – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri peringatan Dies Natalis ke-69 Fakultas Hukum Universitas Pattimura bertempat di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Pattimura. Rabu (1/10/2025)

Mengawali sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Hukum Universitas Pattimura atas kontribusinya dalam mencetak generasi penegak hukum di wilayah timur Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk hadir di tengah-tengah keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Pattimura, dalam rangka memperingati Dies Natalis yang ke-69. Momentum ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan sebuah refleksi atas perjalanan panjang institusi ini,” ujar Gubernur.

Lewerissa juga menekankan bahwa laut adalah pengikat bangsa, bukan pemisah. Ia mengangkat kembali semangat Deklarasi Djuanda 1957 sebagai fondasi hukum bagi kesatuan wilayah Indonesia, yang kemudian dikukuhkan dalam UNCLOS 1982.

“Melalui Deklarasi Djuanda 1957, para pendahulu kita dengan gagah berani menyatakan kepada dunia bahwa laut di antara pulau-pulau nusantara bukanlah pemisah, melainkan pemersatu,” ungkapnya.

Lewerissa menjelaskan bahwa Maluku berada di jantung wilayah kelautan nasional, dengan potensi perikanan yang luar biasa dari tiga wilayah pengelolaan perikanan (WPP 714, 715, dan 718), yang menyumbang lebih dari sepertiga potensi ikan nasional. Namun, potensi besar ini dihadapkan pada tantangan multidimensi, mulai dari praktik penangkapan ikan ilegal, konektivitas yang terbatas, hingga dampak perubahan iklim dan kekurangan tenaga kerja terampil.

Pemerintah Provinsi Maluku, menurut Lewerissa, telah merancang arah pembangunan maritim yang tidak hanya memperkuat kedaulatan negara, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan ekonomi biru yang inklusif.

“Penetapan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional dipandang sebagai mandat strategis pembangunan ekonomi biru Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Pattimura, dalam memperkuat kebijakan dan pemberdayaan masyarakat maritim.

“Dengan sinergi pemerintah yang visioner, akademisi yang mencerahkan dan masyarakat yang berdaya, Maluku akan menjadi pusat gravitasi baru yang menentukan arah Indonesia menuju pusat peradaban maritim dunia,” pungkasnya.

Lebih jauh, Lewerissa menyampaikan tekad pemerintah daerah untuk mendorong pengesahan Undang-Undang Kepulauan sebagai langkah fundamental untuk menciptakan keadilan fiskal, desentralisasi maritim, dan percepatan konektivitas antarpulau.

“Periode 2025–2029, Pemerintah Daerah bertekad mendorong pengesahan Undang-Undang Kepulauan sebagai prasyarat untuk perlakuan khusus wilayah kepulauan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pattimura menyampaikan bahwa ada enam proyek strategis yang telah disetujui oleh Gubernur Maluku dan akan diperjuangkan ke pemerintah pusat. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan, Sport Center, embung kampus, jalan lingkar kampus, sistem penyediaan air bersih, dan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa).

"Jika niat kita baik, pasti jalannya terbuka dan pemerintah pusat akan melirik kita," ujarnya.

Hadir pada Acara tersebut Rektor Universitas Pattimura Ambon, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Guru Besar, Dosen Fakultas Hukum dan Seluruh Civitas Akademika Universitas Pattimura Ambon. (EM)

Berita terkait

Kapolda Kalbar Tekankan Kecepatan Ungkap Kejahatan, Kinerja Reserse Jadi Sorotan

Kapolda Kalbar Tekankan Kecepatan Ungkap Kejahatan, Kinerja Reserse Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar menekankan profesionalisme, disiplin, dan kecepatan pengungkapan tindak pidana sebagai kunci menjaga keamanan masyarakat. Ia meminta jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) meningkatkan kinerja agar setiap kasus kejahatan dapat ditangani secara responsif dan memberikan kepastian hukum. Penegasan tersebut disampaikan Kapolda

Apolonius Welly, Buang Supeno
67 Mahasiswa Polije Diterjunkan ke Lima Desa, Perkuat Edukasi dan Intervensi Gizi di Jember

67 Mahasiswa Polije Diterjunkan ke Lima Desa, Perkuat Edukasi dan Intervensi Gizi di Jember

Jember - Spektroom: Sebanyak 67 mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) diterjunkan ke lima desa di Kecamatan Sukorambi selama 35 hari untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Manajemen Intervensi Gizi. Kegiatan ini diharapkan memperkuat edukasi gizi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi kesehatan keluarga. Serah terima peserta PKL berlangsung

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Cegah Korupsi dan Kebocoran Anggaran, Pemkot Ambon Luncurkan SI-BAILEO

Cegah Korupsi dan Kebocoran Anggaran, Pemkot Ambon Luncurkan SI-BAILEO

Ambon - Spektroom : Pemerintah Kota Ambon memperkuat pencegahan korupsi dan penyimpangan anggaran melalui peluncuran SI-BAILEO (Sinergitas Informasi Balai Audit, Monitoring, dan Evaluasi Online). Sistem pengawasan digital ini memungkinkan potensi penyimpangan terdeteksi lebih dini, mempercepat evaluasi program organisasi perangkat daerah (OPD), serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kepala Inspektorat

Eva Moenandar, Buang Supeno
Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Penguatan Mitigasi Bencana, Antisipasi Banjir dan Longsor di Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Penguatan Mitigasi Bencana, Antisipasi Banjir dan Longsor di Jateng

Semarang - Spektroom : Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran pemerintah memperkuat mitigasi bencana sejak dini menyusul datangnya musim hujan. Penguatan infrastruktur dan koordinasi lintas pemerintah menjadi langkah penting untuk mengantisipasi banjir, tanah longsor, serta dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengancam sejumlah wilayah. Ahmad Luthfi menegaskan, pemerintah tidak boleh menunggu

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno