Masa Depan Anak Bangsa Ada di Tangan Guru, Ini Pesan Wagub Maluku untuk FKIP se-Indonesia
Ambon-spektroom : Di balik masa depan seorang anak, ada peran guru yang tidak sekadar mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan, membentuk karakter, dan mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang baik.
Pesan inilah yang menjadi perhatian Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, ketika menghadiri pertemuan pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) perguruan tinggi negeri se-Indonesia di Gedung Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Jumat (6/11/2026).
Vanath mengingatkan bahwa tanggung jawab lembaga pendidikan tenaga kependidikan tidak boleh berhenti pada upaya menghasilkan guru yang pintar secara akademis. Lebih dari itu, calon guru harus dipersiapkan agar memiliki keterampilan, sikap, dan karakter yang kuat.
"Guru bukan hanya berdiri di depan kelas untuk menyampaikan pelajaran. Mereka juga ikut menentukan bagaimana anak-anak tumbuh, berpikir, bersikap, dan menghadapi masa depan," katanya.
Menurut Vanath, pertemuan para pimpinan FKIP dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia harus menjadi kesempatan untuk menyatukan gagasan dan merumuskan strategi bersama dalam memperbaiki kualitas pendidikan.
Ia berharap diskusi yang berlangsung tidak berhenti sebagai pertukaran pemikiran, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat membantu pemerintah mengambil kebijakan pendidikan yang lebih tepat.
Terlebih, Indonesia sedang menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Target besar tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan.
Vanath juga menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antarlembaga pendidikan agar tantangan dalam dunia pendidikan dapat dihadapi bersama.
Sebagai tuan rumah, Universitas Pattimura mendapat kehormatan mempertemukan para pimpinan FKIP perguruan tinggi negeri dari seluruh Indonesia di Ambon.
Vanath berharap pertemuan tersebut meninggalkan hasil dan pemikiran yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan nasional, sekaligus memperkuat kontribusi Maluku dalam menyiapkan generasi masa depan Indonesia. (EM)