Menteri PKP Dorong Peningkatan Rumah Subsidi Lewat Kolaborasi Ekosistem Perumahan Nasional

Menteri PKP Dorong Peningkatan Rumah Subsidi Lewat Kolaborasi Ekosistem Perumahan Nasional
Program tiga juta rumah kolaborasi dengan perbankan (foto: birkom pkp/ rist)

Spektroom -  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian layak melalui program rumah subsidi sebagai solusi utama menghadapi backlog perumahan nasional yang mencapai 9,9 juta unit. Untuk itu Menteri PKP dorong Peningkatan Rumah Subsidi lewat kolaborasi ekosistem perumahan nasional

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah menetapkan kuota rumah subsidi tahun ini sebanyak 350.000 unit dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan. "Kuota tahun ini naik sekitar 75 persen dari tahun sebelumnya. Ini bukan kenaikan biasa, ini lompatan besar," ujarnya Menteri PKP di Jakarta,Rabu (6/8/2025).

Ia secara khusus mengapresiasi komitmen perbankan, seperti BRI, yang telah mengalokasikan kuota 25.000 debitur. Menteri Maruarar mendorong BRI untuk menambah kuota menjadi 35.000 debitur, mengingat kinerja kredit bermasalah (NPL) BRI yang sangat rendah, yaitu hanya 1,1 persen.

"Harusnya rumah subsidi juga menjadi maksimal ada di BRI. Ini peluang besar untuk memperkuat bisnis sekaligus mempercepat akses rakyat terhadap rumah subsidi," kata Menteri Ara.

Menteri Maruarar juga menegaskan bahwa strategi pemerintah terbagi dalam tiga pilar utama untuk menjawab tantangan perumahan rakyat. Pertama Rumah Subsidi bagi masyarakat yang belum memiliki rumah, kedua program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) untuk merenovasi rumah tidak layak huni, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Perumahan, untuk mendukung pembiayaan dan perputaran sektor hulu dan hilir di bidang konstruksi perumahan.

Pemerintah juga telah menghapus sejumlah beban biaya seperti PBG, BPTB, serta memfasilitasi uang muka gratis dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk nyata semangat gotong royong.

Berita terkait

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat penanganan stunting dengan menitikberatkan pada penggunaan data yang valid, evaluasi berkala, serta kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi menghasilkan penurunan angka stunting secara nyata. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis dan

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Bantul–Spektroom : Pengembangan pariwisata berbasis komunitas terus didorong Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya melalui Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY 2026 yang tidak hanya menilai daya tarik destinasi, tetapi juga tata kelola, dampak ekonomi, sosial budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Sleman meraih dua penghargaan.

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс