Pemkab Landak Sabet Tiga Penghargaan Strategis, Bukti Kinerja Lintas Sektor

Pemkab Landak Sabet Tiga Penghargaan Strategis, Bukti Kinerja Lintas Sektor
Bupati Landak Karolin berharap aparatur Lintas sektor terus meningkatkan kinerja yg lebih baik. Foto : Diskominfo Landak.

Landak - Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak, Kalimantan Barat, mencatatkan capaian positif dengan meraih tiga penghargaan strategis dari tingkat provinsi, nasional, hingga media massa sepanjang 2026.

Prestasi tersebut memperkuat posisi Landak sebagai salah satu daerah yang terus mendorong perbaikan layanan publik, pembangunan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyebut capaian itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang selama ini fokus menjalankan program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Tiga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami tidak ingin cepat berpuas diri, tetapi menjadikannya sebagai pemacu untuk terus berinovasi,” kata Karolin, dalam exspose evaluasi Capaian Kinerja selama tahun 2026. Senin (21/09/2026).

Penghargaan pertama diraih pada sektor kesehatan melalui Penghargaan Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Landak.

Penghargaan yang diserahkan pada 17 Agustus 2026 tersebut diberikan atas capaian penanganan dan pencegahan stunting tahun 2025.

Landak masuk dalam klasifikasi “Sedang”, namun dinilai berhasil menunjukkan upaya konsisten dalam memperkuat intervensi lintas sektor untuk menekan angka stunting.

Selain kesehatan, capaian juga datang dari sektor pelayanan publik.

Pada 29 Juni 2026, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan kepada Pemkab Landak atas hasil evaluasi Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025.

Kabupaten Landak mencatatkan skor 3,37 dengan kategori “Baik”. Nilai tersebut mencerminkan peningkatan kualitas tata kelola pelayanan publik, mulai dari aspek kelembagaan, standar pelayanan, hingga akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah.

Di bidang pendidikan, Landak kembali menorehkan prestasi melalui Tribun Pontianak Awards 2026 yang digelar pada Agustus lalu.

Penghargaan diberikan atas inovasi Gerbang Asa (Gerakan Bangkit Anak Putus Sekolah), program yang dirancang untuk mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar kembali memperoleh akses pendidikan.

Program tersebut dinilai berhasil menjadi solusi bagi persoalan pendidikan di daerah, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi sekolah di Kabupaten Landak. Inovasi itu pun dinobatkan sebagai salah satu inovasi daerah terbaik dalam penanganan anak putus sekolah di Kalimantan Barat.

Karolin menegaskan penghargaan bukanlah tujuan akhir pembangunan. Menurutnya, tantangan peningkatan kualitas hidup masyarakat masih membutuhkan kerja keras, kolaborasi, dan inovasi berkelanjutan dari seluruh perangkat daerah.

“Yang paling penting adalah manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus terus diperbaiki, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan, dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak boleh berhenti,” ujarnya.

Berita terkait

Atasi Penyakit Sosial, Bodewin :  Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Atasi Penyakit Sosial, Bodewin : Pemkot Tak Bisa Bekerja Sendiri

Ambon -Spektroom : Pemerintah Kota Ambon mengakui penanganan berbagai penyakit sosial masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Persoalan tersebut dinilai berkaitan erat dengan perilaku, lingkungan keluarga, serta keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan hal itu kepada wartawan di depan Balai Kota Ambon, Senin (21/

Eva Moenandar, Bian Pamungkas