Penanganan Longsor di Pesisir Selatan Dipercepat dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan longsor pada ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan dengan membersihkan material tanah dan batuan yang menutupi badan jalan serta saluran drainase agar akses dapat kembali normal.
“InsyaAllah, dengan ikhtiar bersama seluruh unsur di lapangan, penanganan dapat terus dipercepat. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir dan memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Menteri PU,Dody Hanggodo di Jakarta, Jumat (16/10/2026)
Hingga Kamis (15/10) sejumlah titik longsor yang ditangani melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) ini telah kembali fungsional dengan dua jalur, sementara beberapa titik lainnya masih diberlakukan sistem buka tutup satu jalur.

Untuk mendukung percepatan penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan sembilan unit alat berat dan kendaraan operasional, yang terdiri dari empat unit excavator, satu unit excavator mini, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, serta lima unit dump truck. Peralatan tersebut ditempatkan sesuai kebutuhan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Pekerjaan pun dilakukan secara bertahap. Di KM 228+100, pembersihan sisa tanah longsor terus dilakukan dan material diangkut ke lokasi pembuangan dengan menggunakan 1 unit Excavator dan dump truck 3 unit. Sementara itu, di KM 228+400, pembersihan telah diselesaikan pada dua dari tiga titik longsoran. Satu titik lainnya memerlukan penanganan khusus karena terdapat batu berukuran besar.
Pembersihan material juga dilakukan di KM 230+050, sedangkan pembersihan saluran dari material longsor di KM 231+200 telah selesai dilaksanakan.

Di tengah kondisi tersebut, Kementerian PU terus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi melalui dukungan distribusi air tangki selama masa penanganan darurat.
Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Kementerian PU mengirim Sebanyak 2 Mobil Tangki Air (MTA) dikerahkan untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga saat ini, sebanyak 8.000 liter air bersih telah disalurkan kepada warga di tiga nagari, yaitu Nagari Ranah Sungai Gambir, Nagari Limau Puruik, dan Nagari Talang Balirik.
Selain itu, Tim Tanggap Darurat juga turut diterjunkan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Sementara perbaikan jaringan perpipaan telah mulai dilakukan dan terus diupayakan agar dapat diselesaikan secepatnya sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal.