Pendidikan Agama Dinilai Penting Bentuk Karakter Generasi Muda
Surakarta – Spektroom: Pendidikan agama dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, sikap dan nilai-nilai yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan, kegiatan pendidikan keagamaan melalui lomba mata pelajaran tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi peserta didik.
Hal tersebut disampaikan Astrid saat membuka Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Tingkat SMP Kota Surakarta Tahun 2026, di SMP Pangudi Luhur, Kamis (8/10/2026).
“Melalui lomba ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperluas pengetahuan, membangun kepercayaan diri sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai kehidupan beragama dalam menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Astrid menekankan, pendidikan agama perlu menjadi bagian penting dalam proses pembentukan generasi muda. Pengetahuan yang dimiliki peserta didik diharapkan dapat berjalan seiring dengan sikap dan nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Astrid mengajak para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjadikan setiap proses sebagai pengalaman berharga. Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang dijalani.
“Yang terpenting adalah bagaimana adik-adik mengikuti proses ini dengan baik. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi kejujuran dan sportivitas, serta jadikan kegiatan hari ini sebagai pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” pesannya.
Melalui lomba tersebut, para pelajar dapat semakin termotivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi dan tumbuh menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Dalam lomba ini, peserta selain tampil dengan kemampuan terbaik, juga harus tetap menjunjung kejujuran dan sportivitas. Keikutsertaan dalam lomba dinilai bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga sekolah dan keluarga,” tandasnya.
Sementara itu, lomba yang diikuti para pelajar tingkat SMP se-Kota Surakarta tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Panitia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surakarta, para pendukung kegiatan, dewan juri dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan lomba.