Trending

Pengprov Hapkido Sumbar Matangkan Persiapan menuju Kejurnas 2025 di Surabaya

Pengprov Hapkido Sumbar Matangkan Persiapan menuju Kejurnas 2025 di Surabaya
35 atlet Hapkido Sumbar kini giat berlatih sebagai persiapan menghadapi Kejurnas 2025 di Surabaya (Foto : Dok Hapkido)

Spektroom - Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Sumatera Barat, saat ini sedang mematangkan persiapan 35 atletnya menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido ke VIII di Surabaya, 24-26 Oktober mendatang.

Ke 35 atlet yang terdiri dari nomor cadet, yunior dan senior tersebut, kini rutin menggelar latihan setiap hari di gedung Serba Guna Koni Komplek Gor Haji Agus Salim Padang.

Sekretaris Umum (Sekum) Hapkido Sumbar Yon Deri Karata mengungkapkan, latihan bersama atlet telah dilaksanakan sejak bulan bulan Juli lalu dan akan berlangsung hingga Oktober nanti.

Selanjutnya Skill dan kemampuan atlet Hapkido akan dipantau melalui Post Test atau seleksi atlet yang akan dilaksanakan tanggal 7 September mendatang. Nantinya dari 35 akan diciutkan menjadi 15 atlet.

"Jadi kemungkinan kita dari 35 atlet, kita maksimalkanlah 15 orang yang akan mewakili Pengprov dan bagi yang tidak lolos mungkin akan dikembalikan ke Pengcabnya sebagai perwakilan Pengcab," kata Yon Deri Karata, Kamis (7/8/2025).

Sekum Hapkido Sumbar, Yon Deri Karata (tengah) bersama 2 atlet Hapkido lainnya (Foto : Dok Hapkido)

Yon Deri Karata menyebutkan, dengan persiapan yang dilakukan, para atlet dapat mewujudkan target medali yang diusung pada kejurnas Hapkido nanti, yakni 4 hingga 5 medali emas dari beberapa nomor pertandingan.

Adapun beberapa andalan atlet Hapkido Sumbar yang diunggulkan untuk merebut medali, diantaranya dari nomor Hosinsul melalui pasangan Bintang Deriansyah Karata dan Ridho Firmansyah. Selanjutnya kelas Daeryun Lathic Rizqullah Citra Hidayatul Laili. Sedangkan 2 atlet dari Pasaman, juga berpeluang untuk menyumbang medali seperti Azzahra dan Assyfa.

Yon Deri Karata menambahkan, pada Kejurnas nanti, Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) akan membuka dua kategori, yaitu kategori A untuk atlet yang mewakili pengprov dan kategori B atau open. Untuk kategori A, pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh Pengprov Sumbar, sementara kategori B diserahkan ke masing-masing pengcab untuk mendanai dan mengirimkan atlet potensial mereka. (RRE/Wa2)

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno