Trending

PLN Pasang Wild Animal Protection di GI Purworejo untuk Cegah Gangguan Listrik

PLN Pasang Wild Animal Protection di GI Purworejo untuk Cegah Gangguan Listrik
PLN UPT Salatiga pasang WAP alat pengaman yang dipasang pada bagian bushing transformator untuk melindungi instalasi tegangan tinggi dari gangguan hewan seperti tikus, burung, tokek, ular, dan hewan lainnya.(Foto: Humas PLN UPT Salatiga).

Purworejo-Spektroom: PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan menjelang, saat dan pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Salah satu langkah preventif yang dilakukan yakni pemasangan Wild Animal Protection (WAP) atau pelindung hewan pada Trafo 1 Gardu Induk (GI) 150 kV Purworejo.
Pemasangan WAP tersebut berhasil diselesaikan pada 2 Minggu menjelang Idul Adha, sebagai bagian dari upaya PLN meminimalkan potensi gangguan transmisi akibat hewan liar.

Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge, Jumat (29/5/2026) mengatakan WAP merupakan alat pengaman yang dipasang pada bagian bushing transformator untuk melindungi instalasi tegangan tinggi dari gangguan hewan seperti tikus, burung, tokek, ular, dan hewan lainnya.

Menurutnya, keberadaan hewan liar kerap menjadi salah satu faktor eksternal yang dapat mengganggu penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat.

“Pemasangan WAP merupakan langkah strategis PLN dalam menekan angka gangguan transmisi akibat faktor eksternal, baik dari alam maupun hewan,” ujarnya.

Ardylla menambahkan, hingga saat ini proteksi anti hewan tersebut telah terpasang di 40 transformator yang tersebar di wilayah kerja PLN UPT Salatiga.

“Terpasangnya alat proteksi ini sangat krusial untuk meningkatkan keandalan sistem transmisi, khususnya dalam melayani masyarakat menjelang perayaan Idul Adha,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum hari besar keagamaan menjadi prioritas utama PLN.

Ia menyebut, ancaman gangguan dari hewan liar sering kali terjadi secara tidak terduga sehingga diperlukan perlindungan tambahan pada aset kelistrikan PLN.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dan merayakan Idul Adha dengan aman, nyaman, dan tanpa khawatir adanya pemadaman akibat gangguan sistem,” katanya.

Melalui percepatan pemasangan sistem proteksi di berbagai gardu induk, PLN UPT Salatiga berharap sistem transmisi listrik di wilayah kerjanya semakin andal dan tangguh menghadapi berbagai potensi gangguan eksternal di masa mendatang.

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno