Program Dokter Spesialis Turun Kampung Di Fakfak, Dekatkan Pelayanan Kesehatan Gratis
Fakfak-Spektroom : Bhakti Sosial berupa pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat, dalam rangka HUT ke- 76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Fakfak, Sabtu, 24 Oktober 2026 digelar di Puskesmas Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Kegiatan yang berlangsung tiga hari (24-26 Oktober 2026) menargetkan 500 peserta dengan melibatkan tujuh dokter spesialis dan 20 dokter umum, sekaligus merupakan program dokter spesialis turun kampung untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal jauh dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan rujukan.
Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengajak masyarakat agar memanfaatkan seluruh pelayanan kesehatan yang tersedia, termasuk mengikuti rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan.
“Kalau Bapak-Ibu nanti dirujuk ke rumah sakit, itu tidak ada bayar satu rupiah pun. Semuanya gratis,” tandasnya.
Bupati juga meminta IDI Cabang Fakfak mengajukan rencana kegiatan untuk tahun berikutnya agar dapat dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran pemerintah daerah, supaya pelayanan kesehatan seperti ini terus berlanjut ditahun tahun mendatang dan menjangkau seluruh masyarakat.
"Pelayanan kesehatan spesialis tidak hanya terpusat di rumah sakit, tetapi juga terus menjangkau kampung dan distrik, dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Fakfak, sehingga berlanjut dan bergiliran kesemua distrik," tambah Samaun Dahlan.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, dr. Ikchan Malik Napitupulu, menjelaskan, Distrik Tomage dipilih karena letaknya cukup jauh dari rumah sakit, dimana sarana pelayanan kesehatan di wilayah tersebut masih terbatas.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pemeriksaan dan konsultasi medis secara gratis tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses layanan dokter spesialis,"jelasnya.
Pelayanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kehamilan menggunakan ultrasonografi (USG), pemeriksaan ginekologi dan abdomen, skrinskrininging kanker leher rahim melalui tes inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), serta pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Panitia kata Ikchan, juga menyiapkan pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, malaria, HIV, sifilis, hepatitis B, skrining penyakit jantung koroner, skrining stunting bagi anak berusia di bawah dua tahun, serta pelayanan sirkumsisi.