Trending

Rangkaian Hari Pangan Sedunia Dinas DKP3 Minta Dukung Produk Pangan Lokal

Rangkaian Hari Pangan Sedunia Dinas DKP3 Minta Dukung Produk Pangan Lokal
Bazar UMKM kota Depok menyuguhkan berbagai pangan lokal, jumat (16) 10/2026). (foto: spektroom).

Depok-Spektroom : Dakam rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok menggelar bazar yang menghadirkan beragam produk pangan lokal. Bazar tersebut berlangsung selama dua hari di Halaman Gedung Dekranasda Balai Kota Depok Kamis-Jumat 15-16 Oktober 2026.

Mengusung tema "Dukung Produk Lokal, Nikmati Pangan Berkualitas", bazar pangan lokal DKP3 Depok menyuguhkan berbagai produk dan kegiatan menarik. Diantaranya produk pangan segar seperti sayuran dan buah-buahan, daging, ikan, telur, dan aneka makanan olahan.

Tersedia juga berbagai jenis bibit tanaman unggulan seperti cabai, alpukat Miki, anggur, dan jambu kristal merah dari kelompok tani di Kota Depok. Kemudian disediakan pula penukaran 600 ml minyak jelantah (mijel) untuk mendapatkan 1 bibit tanaman hasil kolaborasi dengan Trubus.

Tanaman cabai turut menghiasi bazar UMKM Kota Depok

"Hari Pangan Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga," kata Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, jumat (16/10/2026) .

Tak hanya itu, DKP3 Kota Depok juga memberikan edukasi dan pelatihan pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam untuk mengurai sampah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Rangkaian kegiatan Hari Pangan Sedunia tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap pangan, tetapi juga memperkenalkan potensi produk pertanian, perikanan, dan peternakan lokal.

Berita terkait

Wamen Nezar Ingatkan Risiko Anak Tanya AI, Soroti 70 Juta Anak di Ekosistem Digital

Wamen Nezar Ingatkan Risiko Anak Tanya AI, Soroti 70 Juta Anak di Ekosistem Digital

Jakarta-Spektroom : Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan risiko ketergantungan anak pada kecerdasan artifisial (AI) di tengah kedekatan mereka dengan perangkat digital. "Jangan sampai anak kita menjadi tergantung dengan artificial intelligence sehingga mereka kehilangan kepribadiannya sendiri, mereka kehilangan kemampuan berpikir kritis. Ini yang saya kira paling berisiko

Rafles