Trending

Sapulette tegas bagi pengguna kantong Plastik dan supir Angkot yang salahkan aturan..

Sapulette tegas  bagi pengguna kantong Plastik dan supir Angkot  yang salahkan aturan..
Sekot, Staf Ahli Walikota bersama sejumlah kepala Dinas usai acara WAJAR, Jumat 12/9/2025(foto Eva. M)

Spektroom – Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, menegaskan Pemkot akan segera mengambil langkah tegas terhadap penggunaan kantong plastik sekali pakai dan perilaku sopir angkot yang tidak mengantar penumpang hingga tujuan.

Pernyataan itu disampaikan Sapulette saat memberikan penjelasan malam acara Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) di Balai Kota Ambon, Jumat (12/9/2025).

“Kalau kita hanya keluarkan surat edaran tanpa langkah tegas, masalah ini akan terus berulang. Kita sudah cukup lama memberi toleransi,” ujar Robby.
Ia menyebut, salah satu warga, Melisa, menyampaikan keprihatinannya terhadap banyaknya sampah plastik di Kota Ambon. Pemerintah, kata Robby, akan mendorong para pedagang khususnya swalayan-swalayan untuk menjadi contoh dengan memakai kantong ramah lingkungan.

“Mulai sekarang, pedagang khususnya swalayan-swalayan melayani (pembeli) harus menggunakan kantong ramah lingkungan, tidak lagi plastik. Mereka harus jadi percontohan,” tegasnya.

Selain soal plastik, Robby juga menyoroti banyak sopir angkutan kota (angkot) yang terkadang menurunkan penumpang sebelum titik akhir trayek. ( EM)

Berita terkait

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno
Kejari Barsel Ajak Warga Waspadai Hoaks Pemicu Konflik SARA

Kejari Barsel Ajak Warga Waspadai Hoaks Pemicu Konflik SARA

Buntok-Spektroom: Penyebaran hoaks dan konten provokatif di media sosial berpotensi memicu konflik sosial dan perpecahan antarumat beragama. Karena itu, masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diajak meningkatkan kewaspadaan dengan memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM)

Polin, Buang Supeno