Trending

Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Sumber:BMKG

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 22 - 25 Mei 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Justia P. D. Galensong dalam releasenya Kamis (21/5/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah perairan Maluku Utara umumnya bergerak dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan angin berkisar 2 - 20 knot.

"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Justia.
Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Timur Laut Morotai, Tenggara Morotai, Barat Laut Morotai, Kepulauan Loloda, dan Perairan Kepulauan Batang Dua.

Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Perusahaan Pelayaran juga masyarakat hendaknya selalu memperoleh informasi dari BMKG serta instansi berwenang tentang kondisi cuaca dan tinggi gelombang.

Berita terkait

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Surakarta – Spektroom: Upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mengenalkan warisan budaya Nusantara kepada generasi muda diwujudkan melalui Festival Dolanan Bocah Kecamatan Pasarkliwon di Pendopo Kecamatan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini melibatkan anak-anak dari 10 kelurahan untuk mengenal dan memainkan kembali berbagai dolanan tradisional yang sarat nilai edukasi. Festival dibuka

Ciptati Handayani, Heriyoko