Semangat Kepahlawanan Masa Kini Perjuangan Mengatasi Kemiskinan Dan Ketertinggalan

Semangat Kepahlawanan Masa Kini Perjuangan Mengatasi Kemiskinan Dan Ketertinggalan
Inspektur Upacara Dandim 0824 Jember Letkol Arm Indra Andriansyah (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - Peringatan Hari Pahlawan ke 80 tahun 2025, berlangsung khidmat di alun-alun Nusantara, Jember Jawa Timur pada Senin (10/11/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0824 Jember Letkol Arm Indra Andriansyah. Hadir pada kesempatan itu Bupati Jember Muhammad Fawait, TNI, Polri, Plt Sekda Jember Jupriono, Jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten, jajaran OPD, Camat se-kabupaten Jember, Perbankan, veteran dan tamu undangan

Foto Diskominfo Jember

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema "Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan", diangkat untuk menyemangati seluruh komponen bangsa agar tidak berhenti berinovasi dan berkarya mengisi kemerdekaan. Suasana haru dan penuh hormat terasa sepanjang upacara. Para veteran yang hadir dengan mengenakan tanda jasa menjadi Saksi bisu perjalanan sejarah bangsa, sekaligus pengingat bagi generasi muda akan mengorbankan para pendahulunya

Veteran hadiri hari Pahlawan di alun-alun Nusantara Jember (Foto Diskominfo Jember)

Dalam amanatnya yang dibacakan Inspektur Upacara, Dandim 0824 Jember Letkol Arm Indra Andriansyah, Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya tentang menulis di medan laga, tetapi juga tentang perjuangan mengatasi kemiskinan, keterikatan, dan ketertinggalan. “Nilai-nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam aksi nyata untuk membangun negeri, menjaga persatuan, dan melawan segala bentuk ancaman yang dapat memecah belah bangsa,” kutip Letkol Arm Indra Andriansyah pidato sambutan Mensos. Sementara itu Bupati Jember Muhammad Fawait, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa semangat heroisme pada para pahlawan, seharusnya menjadi teladan, dalam mengisi kemerdekaan. “Bahwa merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini tidaklah mudah, perlu juga mengorbankan,” jelasnya. Semangat para pahlawan, saat pertempuran di Surabaya, tahun 1945, dapat dipetik semangat yang pantang menyerah. “Termasuk dalam mewujudkan Jember Baru Jember Maju, pasti jatuh bangun akan kita alami,” ungkapnya. Tetapi, belajar dari pahlawan, tidak boleh surut dalam mewujudkan cita-cita bersama. “Yakni mewujudkan masyarakat sejahtera, turunnya angka kemiskinan. Apapun yang akan kita lakukan,” jelasnya. Pada kesempatan itu, Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan penghargaan berbagai kategori, penghargaan diantaranya diberikan kepada Kepala Desa Bangsalsari Nur Kholis, atas keberhasilannya dalam bidang kebersihan lingkungan. (Budi S)

Berita terkait

Pemkab Banyumas dan UNU Purwokerto Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Pemkab Banyumas dan UNU Purwokerto Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Banyumas-Spektroom ; Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ditandatangani Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Rektor UNU Purwokerto Achmad Iqbal di Aula Kantor PCNU

Bian Pamungkas
Penyidikan Perkara Pembunuhan Sering Dihadapkan pada Minimnya Saksi serta Terbatasnya Alat Bukti Langsung

Penyidikan Perkara Pembunuhan Sering Dihadapkan pada Minimnya Saksi serta Terbatasnya Alat Bukti Langsung

Makasar-Spektroom : Indonesia sebagai negara hukum menempatkan hukum sebagai instrumen utama dalam mewujudkan keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat. Salah satu tujuan utama hukum pidana adalah memberikan perlindungan terhadap hak azasi manusia, terutama hak untuk hidup sebagai hak paling mendasar. Oleh karena itu setiap perampasan nyawa secara melawan hukum merupakan

Yahya Patta, Rafles
ссс