Sleman Siapkan Infrastruktur Hadapi Musim Hujan, PUPKP Diminta Sigap Cegah Banjir
Sleman-Spektroom : Musim hujan yang diperkirakan mulai datang dalam beberapa pekan ke depan membuat Pemerintah Kabupaten Sleman mulai memperkuat kesiapan infrastruktur, terutama saluran air, drainase, irigasi, dan jaringan sumber daya air.
Kesiapan tersebut menjadi perhatian dalam Apel Besar Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan yang digelar Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Sleman, Kamis (8/10/2026).
Apel yang berlangsung di Kantor Dinas PUPKP Sleman itu diikuti jajaran pejabat hingga petugas lapangan. Bupati Sleman Harda Kiswaya turut hadir dan meminta seluruh jajaran PUPKP lebih tanggap menghadapi potensi persoalan yang muncul ketika hujan deras.
Harda menekankan, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk mencegah genangan dan banjir. Karena itu, saluran drainase yang mengalami pendangkalan maupun tersumbat sampah harus segera ditangani.
“Peran PU betul-betul harus tanggap. Bagaimana caranya besok kalau hujan deras, tidak ada banjir di Sleman,” tegas Harda.
Ia juga meminta petugas lapangan segera melakukan perbaikan terhadap jaringan irigasi dan sumber daya air yang mengalami kerusakan. Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sebelum curah hujan meningkat, bukan setelah terjadi luapan air.
Selain persoalan teknis, Harda mengingatkan pentingnya integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pegawai bekerja sesuai aturan dan tidak menarik biaya tambahan di luar ketentuan.
Kepala Dinas PUPKP Sleman Sukarmin menyampaikan berdasarkan perkiraan BMKG, wilayah Sleman bagian utara diprediksi mulai memasuki musim hujan pada akhir November.
Sementara Sleman bagian tengah hingga selatan diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada awal Desember.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Sukarmin menginstruksikan ketua tim, kelompok, dan pengawas bidang untuk rutin memantau saluran air yang rawan mengalami sedimentasi maupun dipenuhi sampah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah luapan air, termasuk akibat tumpukan sampah yang menyumbat aliran di sekitar jembatan.
Harda juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi musim hujan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama.